Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah penelitian dari World Cancer Research Fund International mengungkap konsumsi kopi dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar, terutama pada perempuan.
Studi menemukan meminum segelas susu setiap hari, yang mengandung sekitar 300 mg kalsium, dapat mengurangi risiko kanker usus besar hingga 17%.
kanker usus besar merupakan tumor ganas di usus besar yang ditandai dengan perubahan pola buang air besar secara terus-menerus.
Kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang berkembang di usus besar atau rektum dan dapat berisiko fatal jika tidak ditangani dengan tepat.
KANKER usus besar merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sayangnya, gejala kanker usus besar seringkali tidak signifikan.
Kanker usus besar atau yang juga disebut dengan kanker kolon dan kanker kolorektal merupakan masalah kesehatan berupa tumbuhnya sel kanker pada organ usus besar. Ini beberapa penyebabnya.
Lauren Juyia, seorang ginekolog, berbagi pengalamannya saat didiagnosis kanker usus besar stadium 4 setelah merasakan kelelahan dan berat di panggul.
Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa stres dan kecemasan menjadi salah satu penyebab kanker usus besar melonjak pada generasi muda.
Pola makan dapat berperan penting dalam perkembangan kanker usus besar.
Ada penelitian terbaru yang mendokumentasikan bahwa pasien yang lahir pada generasi X memiliki tingkat kanker yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang lahir pada generasi baby boomer.
Tak jarang kanker usus tidak langsung menimbulkan gejala sehingga banyak kasus terdeteksi ketika kanker sudah menyebar.
Kanker kolorektal menyerang jaringan usus besar (kolon) dan usus paling bawah sampai anus (rektum). Biasanya masyarakat lebih mengenak kanker kolorektal dengan sebutan kanker usus.
Di Indonesia, kanker kolorektal menduduki kasus tertinggi kedua pada pria setelah kanker paru dengan jumlah kasus baru pada kanker kolorektal mencapai 34.189 (8.6%) .
Susanti termotivasi mencari terobosan untuk penyintas kanker yang senasib dengan dirinya
Sembelit merupakan gangguan buang air besar (BAB) sehingga frekuensi BAB kurang dari hitungan normal. Frekuensi BAB normal adalah setiap hari atau setidaknya tiga kali dalam seminggu.
Berdasarkan data WHO tahun 2020, kanker usus besar adalah kanker terbanyak keempat di Indonesia, setelah kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru.
Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Prof dr Ari Fahrial Syam mengatakan secara langsung stres tidak bisa menyebabkan kanker usus besar.
KANKER usus besar yang memakan biaya pengobatan yang sangat mahal bisa ditangani oleh BPJS Kesehatan.
Tes darah tinja (FOBT) ini merupakan tes laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel tinja untuk darah samar.
"Kalau sudah ada faktor risiko seperti ini harus awareness-nya tinggi. Harus menghubungi dokter kemudian merancang suatu pola."
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved