Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER usus besar merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Sayangnya, gejala kanker usus besar atau yang juga disebut kanker kolon atau kolorektal seringkali tidak signifikan.
Kanker usus besar menjadi kanker dengan angka kematian tertinggi ke-5 di Indonesia, dengan catatan jumlah kasus baru mencapai 34.189 menurut data Global Cancer Observatory (Globocan).
Gejala kanker usus besar bisa bervariasi pada setiap orang, tergantung pada ukuran dan letak kanker di usus besar. Pada banyak pasien, gejala awal kanker usus besar sering tidak terasa atau tidak muncul sama sekali.
1. Pendarahan rektal atau darah dalam tinja
2. Diare atau sembelit yang lebih sering
3. Kram atau sakit perut
4. Perut kembung
5. Perasaan tidak tuntas atau usus tidak kosong sepenuhnya setelah buang air besar
6. Perubahan bentuk dan warna tinja
Pada beberapa orang gejalanya juga bisa berupa kelelahan parah yang terjadi secara tiba-tiba dalam waktu lama. Karena sangat samar, gejala kelelahan itu kerap kali diabaikan. Selain itu, beberapa pasien juga ada yang mengeluhkan rasa berat dan linu di bagian punggung atau perut.
Salah satu gejala lain yang umum terjadi pada pasien kanker adalah hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan secara drastis tanpa diketahui alasannya.
Karena itu, mengenali kondisi pada tubuh merupakan hal utama yang harus dilakukan. Misalnya, jika mengalami gejala gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit, yang tidak biasa dalam waktu lama, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit kanker usus besar di keluarganya. Langkah-langkah preventif harus dilakukan dengan lebih intensif. (Z-9)
Kabar wafatnya legenda golf Jepang Masashi Jumbo Ozaki pada 23 Desember 2025 mengejutkan dunia olahraga.
Dia berharap, dirinya bisa mendorong anak muda lain untuk memeriksakan diri, meski mereka mungkin berpikir tidak ada masalah.
kanker usus besar merupakan tumor ganas di usus besar yang ditandai dengan perubahan pola buang air besar secara terus-menerus.
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Dari 2013 hingga 2017, angka kejadian kanker usus meningkat di 27 dari 50 negara yang termasuk dalam analisis untuk orang di bawah usia 50 tahun.
Secara keseluruhan, angka kasus kanker kolorektal telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tren berbeda justru terlihat pada kelompok usia muda.
Meskipun umumnya menyerang orang dewasa berusia lanjut, kanker kolorektal kini semakin sering ditemukan pada usia muda.
Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut.
Ilmuwan kembangkan terapi kanker inovatif pakai cahaya LED dan serpihan timah mikroskopis. Lebih aman, terjangkau, dan tanpa merusak sel sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved