Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER usus besar merupakan kondisi ketika tubuh mengalami pertumbuhan sel-sel kanker abnormal yang muncul di organ usus besar. Gejala kanker usus besar dapat berupa diare, sembelit, dan feses berdarah. Anda bisa mengatasi kondisi ini dengan menjalani pengobatan kanker usus besar sesuai dengan gejala dan tingkat keparahan penyakit. Kanker usus besar dapat dicegah, salah satunya menerapkan pola hidup sehat guna menurunkan faktor risiko.
Di sisi lain, ada sejumlah makanan yang dapat memicu kanker usus besar.
Gejala kanker usus besar
Pengobatan kanker usus besar
Kabar wafatnya legenda golf Jepang Masashi Jumbo Ozaki pada 23 Desember 2025 mengejutkan dunia olahraga.
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Dia berharap, dirinya bisa mendorong anak muda lain untuk memeriksakan diri, meski mereka mungkin berpikir tidak ada masalah.
Para ilmuwan mendesak pemerintah Inggris memberi label peringatan pada bacon dan ham yang mengandung nitrit, bahan kimia penyebab kanker usus besar menurut WHO.
Meskipun umumnya menyerang orang dewasa berusia lanjut, kanker kolorektal kini semakin sering ditemukan pada usia muda.
Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut.
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Dari 2013 hingga 2017, angka kejadian kanker usus meningkat di 27 dari 50 negara yang termasuk dalam analisis untuk orang di bawah usia 50 tahun.
Secara keseluruhan, angka kasus kanker kolorektal telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tren berbeda justru terlihat pada kelompok usia muda.
Meskipun umumnya menyerang orang dewasa berusia lanjut, kanker kolorektal kini semakin sering ditemukan pada usia muda.
Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut.
Ilmuwan kembangkan terapi kanker inovatif pakai cahaya LED dan serpihan timah mikroskopis. Lebih aman, terjangkau, dan tanpa merusak sel sehat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved