Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Neraca perdagangan Indonesia yang surplus sebesar US$2,09 miliar di Mei 2020 masih belum mampu menahan pelemahan IHSG. Tingkat impor yang melonjak 42,2% ikut menjadi faktor.
"IHSG tertekan turunnya indeks saham global, sementara data ekspor-impor yang negatif memperburuk sentimen pasar hari ini."
Analis Binaartha Technical Research M. Nafan Aji, menilai IHSG hari ini hingga penutupan nanti akan bergerak positif.
PELONGGARAN pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah berjalan memasuki pekan kedua. Sejumlah aktivitas yang dua atau tiga bulan lalu dilarang kini diperbolehkan
Namun, lanjut Reza, gelombang kedua pasien covid-19 juga bukan satu-satunya faktor yang berdampak pada perdagangan saham. Faktor global juga ikut berpengaruh.
Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada, menilai sentimen gelombang kedua lonjakan pasien covid-19 akan berimbas pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan.
IHSG pada pekan depan bergerak dengan support di level 4.800 sampai 4.712 dengan resisten pada level 4.969 sampai 5.139.
Turunnya IHSG merupakan imbas dari jatuhnya wallstreet tadi malam
Hanya saham BBRI yang memberikan gain dari harga penutupan kemarin. BBRI diperdagangkan pada level Rp3.050 atau lebih tinggi Rp20 dibandingkan penutupan kemarin.
Hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan suku bunga acuan The Fed tetap pada level 0,25% dan mengindikasikan akan tetap pada level tersebut hingga hingga 2022.
Meski IHSG ditutup melemah, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Reza Yamora Siregar menilai saat ini mulai ada sinyal pemulihan terhadap perekonomian Indonesia.
"Penyebabnya laporan pekerja di AS turun jauh dibawah ekspektasi, bank dunia pesimis, adanya kontraksi ekonomi, IHSG juga kurang sentimen, investor ambil untung."
Pada penutupan perdagangan Selasa (9/6), IHSG menunjukkan tren menurun ke level 5.035,06 atau terkoreksi 0,70%. Analis menilai hal itu disebabkan aksi profit taking.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut IHSG dibuka dengan saham-saham sektor keuangan (+4,46%) dan pertanian (+3,82%) memimpin penguatan sektoral.
INDEKS harga saham gabungan (IHSG) melonjak 2,44% atau 122 poin dan menembus level psikologis sehingga ditutup pada level 5.070 dalam perdagangan kemarin
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan berhasil ditutup menguat 2.48% di level 5.070.56 pada Senin (8/6).
Pagi ini (8/6) pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat. Sebanyak 1,41% atau 69 poin menuju 5.017 poin
Telah terjadi nett buy Rp8,08 triliun di pasar saham dan Rp7,07 di surat berharga negara.
Pekan lalu IHSG ditutup sebesar 31.08 poin ke level posisi 4.947,78 atau naik 0,63 persen. IHSG ditutup dengan saham-saham sektor aneka Industri (+4.13%) dan Property konstruksi (+1.64%)
Respons positif dari pasar terlihat dari nilai tukar rupiah yang terus menguat dan indeks harga saham gabungan yang naik mendekati 4.950.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved