Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH nyaman di zona hijau saat pembukaan perdagangan Selasa (15/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan zona merah.
Berdasarkan pantaun, IHSG ditutup turun 1,18% atau 60,96 poin ke level 5.100,86. Pada penutupan perdagangan, terdapat 133 saham menguat, 296 saham melemah dan 148 saham stagnan.
Transaksi perdagangan mencapai Rp8 triliun dari 13,9 miliar lembar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 14,37 poin atau 1,79% ke 790,74, indeks JII turun 6,44 poin atau 1,18% ke 541,05 dan indeks IDX30 turun 7,91 poin atau 1,79% ke 433,25.
Baca juga: Survei BPS: Mayoritas Pendapatan UMKM Anjlok Akibat Pandemi
Adapun sejumlah saham yang masuk top gainers, yaitu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik Rp12 atau 21,82% ke Rp67. Kemudian, saham PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) naik Rp17 atau 15,89% ke Rp124 dan saham PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) naik Rp46 atau 15,13% ke Rp350.
Beberapa saham yang masuk top losers, seperti PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) turun Rp11 atau 6,79% ke Rp151. Kemudian, saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST) turun Rp16 atau 6,72% ke Rp222 dan saham PT Morenzo Abadi Perkasa Tbk (ENZO) turun Rp9 atau 6,38% ke Rp132.(OL-11)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
IHSG Selasa (24/2/2026) dibuka menguat 31,97 poin atau 0,44% ke posisi 7.218,34. Simak analisis pergerakan bursa saham domestik hari ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan performa impresif pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin, 23 Februari 2026.
OJK memberikan sanksi denda senilai Rp5,7 miliar kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi harga saham PT Impack Pratama Industri Tbk atau IMPC untuk saham gorengan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved