Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pada perdagangan Selasa (8/9), IHSG ditutup naik 0,27% atau 13,87 poin ke level 5.244,07. Terdapat 187 saham yang menguat, 223 saham melemah dan 178 saham stagnan.
Meski pergerakan harga saham bak roller coaster di masa pandemi covid-19, optimisme tetap hadir di lantai bursa. Pasar saham domestik terus menggeliat.
Partai Republik dan Demokrat belum menemukan titik temu tentang besaran paket stimulus fi skal.
Penutupan indeks harga saham gabungan (IHSG) Rabu (2/9) tidak berbeda jauh dari hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat tipis di level 5,311.97 (+0,02%).
Pada penutupan perdagangan Rabu (26/8), IHSG menguat tipis sebesar 0,03%, atau 1,4 poin menuju 5340 poin. Penguatan ini dengan frekuensi transaksi 841 kali dan volume transaksi 16,9 miliar.
Mengingat perdagangan IHSG pada pekan ini hanya dibuka selama dua hari. Analis menilai ada sejumlah faktor global yang memengaruhi pergerakan IHSG.
Pada periode sepekan perdagangan singkat dari 18-19 Agustus 2020, pasar modal Indonesia masih mencatatkan peningkatan pada zona positif.
Saham menguat dengan frekuensi transaksi 110 dan volume transaksi 1,5 miliar.
Peningkatan penularan covid-19 di beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat (AS) diperkirakan bakal memicu sentimen negatif terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 3.
IHSG berhasil ditutup menguat kembali 0,11% pada penutupan IHSG akhir hari ini Kamis (13/8). Tercatat saham berada di zona hijau dengan kenaikan 5 poin menuju 5239 poin.
Para pengamat menilai akan terjadi penguatan lanjutan hari ini lantaran pasar menunjukkan apreasiasi atas komitmen pemerintah melakukan pemulihan ekonomi nasional.
Pada perdagangan Rabu (12/8), IHSG ditutup menguat sebesar 0,83% atau 43,2 poin menuju 5233 poin. Selain perkembangan vaksin, upaya pemulihan ekonomi juga membawa sentimen positif.
IHSG melemah 1,36 poin atau 0,03 persen ke posisi 5.188,81. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,2 poin atau 0,03 persen menjadi 812,5.
PANDEMI covid-19 yang membuat gerak masyarakat terbatas malah melambungkan jumlah investor di pasar modal.
IHSG diprediksi akan negatif hari ini, hal ini diduga adanya indikasi profit taking atau aksi ambil untung yang dilakukan pelaku pasar,
Sepanjang perdagangan Selasa (4/8), mayoritas saham bergerak di zona hijau. IHSG ditutup menguat 1,37%, atau 68 poin menuju 5075 poin.
PERGERAKAN indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia dan nilai tukar rupiah kemarin dibayangi kehawatiran ancaman resesi dan memburuknya penanganan covid-19.
Menurut laporan keuangan Per 30 Juni 2020, WSBP mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,1 triliun dan laba bersih Rp5,18 miliar.
IHSG ditutup melemah 2,78% atau menuju level 5.006,22 pada perdagangan Senin (3/8). Salah satu faktor yang memengaruhi IHSG ialah ancaman resesi ekonomi di sejumlah negara maju.
Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,15% atau 7,65 poin ke level 5.141,97.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved