Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gempa tersebut merupakan rangkaian dari gempa susulan Sukabumi yang dirasakan di wilayah Kabandungan dengan skala intensitas II-III MMI.
JUMLAH bangunan rumah rusak terdampak gempa darat bermagnitudo 3,8 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (20/9) dini hari, bertambah.
Gempa tektonik itu dirasakan hingga empat wilayah di Kabupaten Sukabumi, yakni di Kalapanunggal, Kabandungan, Dramaga, dan Palabuhan Ratu dengan Skala Intensitas II MMI.
Gempa Sukabumi ini berada di kedalaman 8 kilometer, yang tepatnya ada di koordinat 6.73 LS dan 106.58 BT, atau berlokasi di darat pada jarak 28 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi.
Dari kejadian ini, BMKG Jawa Barat mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
GEMPA mengguncang Kabupaten Sukabumi, Minggu (21/9) dini hari. Wilayah yang cukup berdekatan dengan epister gempa pun turut terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat Taupik mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan dampak akibat dua kali gempa. Namun, petugas di lapangan masih memantau perkembangan.
Gempa bumi magnitudo (M) 4,7 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (10/9) malam.
Dampak gempa bumi berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bayah, Pangalengan, Pelabuhan Ratu, Cidolog dengan Skala Intensitas III MMI
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, gempa Sukabumi tersebut ada di 7.45 LS - 106.70 BT atau 53 kilometer tenggara dari Sukabumi.
Gempa Sukabumi tersebut berada di kedalaman 13 kilometer. Menurut BMKG Jawa Barat, gempa bumi ini terjadi akibat aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi magnitudo 5,6 di Sukabumi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa tidak berpotensi tsunami
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi tersebut terjadi sekira pukul 17:14 WIB.
Patahan yang masih aktif di wilayah Sukabumi antara lain Sesar Cimandiri dan Cipamingkis. Sesar tersebut berada di wilayah darat.
WILAYAH Sukabumi diguncang gempa berkekuatan 4,5 magnitudo pada Rabu (2/10). Belum ada gempa susulan hingga saat ini.
Tidak ada murid maupun warga yang tertimpa material benteng karena aktivitas sekolah diliburkan. Kejadian itu pun sudah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan.
Tidak ada korban jiwa maupun luka karena pada saat gempa terjadi tidak ada kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.
BPBD terus melakukan monitoring berkoordinasi dengan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) di masing-masing kecamatan.
GEMPA bumi terjadi di Kabupaten Sukabumi pada Sabtu, (7/9) dini hari. Satu rumah dikabarkan rusak.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved