Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi terjadi Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18.20 WIB yang terletak di koordinat 7.96 LS dan 106.92 BT tepat pada jarak 115 kilometer Barat daya Kota Sukabumi Jawa Barat kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami
Wahyu, 55, warga Kota Tasikmalaya mengatakan, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 yang terjadi di Sukabumi terasa getarannya dan tetangga langsung keluar rumah berupaya menyelamatkan diri. Namun, getaran gempa kagetkan keluarga dan warga lainnya tengah tidur hingga mempersiapkan sahur.
"Gempa bumi yang terjadi memang terasa getarannya membuat tetangga rumahnya berlari untuk menyelamatkan diri. Akan tetapi, setelah kejadian tetangga dan warga kembali masuk rumah meski.yang lain mempersiapkan sahur," ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Abdul Azis Riswandi mengatakan, gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami. Namun, kejadian tersebut masih belum menerima laporan kerusakan rumah.
"Relawan BPBD tengah melakukan cek ke lokasi pascagempa bumi yang dirasakan oleh masyarakat Tasikmalaya. Karena, lokasi terpusat di Kota Sukabumi dirasakan oleh warga Tasikmalaya getaran hanya satu kali," paparnya.
Berdasarkan BMKG, gempa bumi tektonik magnitudo 5,4 terjadi Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB di wilayah Laut Selatan Sukabumi, hasil analisis menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update magnitudo 5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,04 LS dan 106,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 Kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kedalaman 53 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Cidolog, Ciracap skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Tasikmalaya, Cijati, Pagelaran, Sukanegara, Agrabinta, Sindangbarang, Garut, Cidahu, Cimanggu, Campaka, Jampang Tengah, Kadupandak, dan Tegal Buleud dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah),
Daerah Bayah, Klapanunggal, Kabupaten Bandung skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Pangandaran, Ciamis, skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa getaran seakan akan truk berlalu), daerah Ciamis dengan skala intensitas II-III MMI gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. (H-2)
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Menurut analisis BMKG, gempa tektonik dengan Magnitudo 3,0 itu berada di daerah Ciporeat, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung
Untuk lokasi tepatnya berada di 8.88 LS, 110.24 BT. Atau, berada di laut 106 kilometer barat daya Gunungkidul yang ada di kedalaman 10 kilometer.
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 yang mengguncang Kabupaten Kolaka Timur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved