Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gempa hari ini berkekuatan magnitudo 2,4 yang mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
Kepala BBMKG Wilayah IV, Irwan Slamet, menjelaskan bahwa gempa terjadi pada pukul 01.16 WITA dan dikategorikan sebagai gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan pusat gempa berada pada koordinat 4.14 Lintang Selatan dan 121.98 Bujur Timur.
“Lokasinya berada di daratan, sekitar 17 kilometer di selatan Kolaka Timur, dengan kedalaman hiposenter 10 kilometer,” terang Irwan dilansir dari Antara, Kamis (11/12).
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa tersebut termasuk dalam kategori gempa dangkal yang dipicu oleh pergerakan sesar aktif.
Dari estimasi peta guncangan (shakemap) serta laporan warga, getaran dirasakan di Kecamatan Ladongi dengan intensitas II-III MMI, getaran terasa jelas di dalam rumah.
“Getarannya seperti ada truk besar lewat,” tambahnya.
Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan akibat gempa tersebut. Pemodelan BMKG juga memastikan bahwa peristiwa ini tidak berpotensi tsunami.
Irwan mengatakan bahwa hingga pukul 03.30 WITA, pemantauan BMKG tidak mendeteksi adanya gempa susulan.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu mengakses informasi gempa dari kanal resmi.
“Pastikan informasi yang diterima berasal dari BMKG dan disebarkan melalui saluran resmi yang telah diverifikasi,” tutupnya. (Ant/Z-10)
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved