Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Gempa Bandung Siang Ini, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Akmal Fauzi
06/2/2026 15:00
Gempa Bandung Siang Ini, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Infografis BMKG terkait gempa yang berpusat di Kota Bandung, Jawa Barat.(ANTARA/HO-BMKG Bandung)

GEMPA tektonik dengan kekuatan magnitudo 2,9 mengguncang wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/2) siang. Gempa ini disebabkan oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Lokasi dan Kedalaman Gempa Bandung

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengungkapkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 6.86 LS dan 107.74 BT, tepatnya di Kota Bandung. Gempa ini terjadi pada kedalaman 5 kilometer di bawah permukaan bumi.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat,” ujar Teguh dikutip dari Antara, Jumat (6/2). 

Skala Intensitas Gempa

Menurut laporan dari masyarakat, gempa tersebut dirasakan dengan skala intensitas II hingga III MMI di Kota Bandung. Getaran yang dirasakan termasuk "benda ringan yang digantung bergoyang" dan "terasa seakan-akan ada truk berlalu" di dalam rumah.

Namun, hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa ini.

Pihak BMKG memastikan bahwa hingga pukul 14.03 WIB, tidak ada gempa susulan yang tercatat. Masyarakat pun diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat Bandung

Teguh Rahayu menegaskan pentingnya mendapatkan informasi gempa hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan mempersiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan bencana.

“Pastikan bangunan Anda tahan terhadap gempa, siapkan tas siaga bencana, dan latih diri untuk melindungi diri saat gempa terjadi,” imbau Teguh.

Pentingnya Mitigasi dan Edukasi Bencana Gempa

BMKG juga mengajak masyarakat untuk memperkuat mitigasi bencana, baik secara struktural maupun kultural. Edukasi terkait potensi gempa, dampaknya, serta langkah mitigasinya juga perlu dilakukan secara masif guna mengurangi risiko bencana di masa depan. (Ant/P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya