Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi magnitudo (M) 4,7 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (10/9) malam. Getaran cukup kuat terasa di sejumlah wilayah sekitar, mulai dari Cianjur, Bandung, hingga Depok, dan sempat membuat warga panik.
Dikutip Metrotvnews.com, Nadya, warga Cianjur, mengaku terkejut ketika guncangan terjadi. Meski hanya berlangsung beberapa detik, gempa dirasakannya cukup keras.
"Gede banget di sini kerasanya. Cuma sebentar, tapi goyangannya kerasa banget, bener-bener goyang," kata Nadya.
Ia menambahkan, tidak ada kerusakan di rumahnya, namun suara gemuruh saat gempa membuatnya kembali teringat pada peristiwa gempa besar yang melanda Cianjur pada 2022.
"Eggak ada barang yang jatuh, tapi suara gemuruhnya bikin trauma kaya waktu (gempa) di Cianjur," beber Nadya.
Hal senada dirasakan Fitri, warga Bandung. Menurutnya, guncangan terasa ringan dan hanya berlangsung sebentar.
"Kerasa juga di Bandung, lumayan agak goyang tapi sebentar banget. Kirain saya yang lagi pusing, pas lihat di medsos ada gempa,” ujar Fitri.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di laut, 53 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 31 kilometer. Gempa tercatat berada di koordinat 7,45 LS dan 106,70 BT.
Getaran gempa dirasakan di berbagai wilayah dengan skala intensitas (Modified Mercalli Intensity/MMI) II-III. Beberapa di antaranya, yakni:
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memeriksa kondisi bangunan rumah setelah terjadi guncangan.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
Gempa bumi 5,4 magnitudo yang terjadi berpusat di Kota Sukabumi kedalaman 43 kilometer tidak berpotensi tsunami.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,1 hingga 4,1 terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Selasa (10/3) dini hari.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Getaran gempa M4,2 memang cukup besar di beberapa wilayah. Namun, sampai saat ini dilaporkan belum ada dampak kerusakan akibat gempa.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik di Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat hari ini 13 Maret 2026 dini hari pukul 02.18 WIB. berdasarkan BMKG gempa terkini itu tak berpotensi tsunami
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 3,2, Selasa (24/2). Namun, dilaporkan tidak ada dampak kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved