Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Selama bertahun-tahun, para ahli evolusi menghadapi celah besar dalam bukti fosil, khususnya antara satu juta hingga 600.000 tahun lalu.
Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa perilaku berciuman atau kontak bibir sudah muncul sejak 21 juta tahun lalu pada leluhur bersama manusia dan kera besar.
Penelitian genetika menunjukkan bahwa Homo sapiens puluhan ribu tahun lalu melakukan kawin silang berulang dengan Neanderthal, Denisovan, dan hominin lain.
Teori bahwa manusia berevolusi karena kebiasaan berlari jarak jauh sempat menuai perdebatan. Berlari menghabiskan energi lebih banyak dibanding berjalan
Penelitian terbaru menunjukkan Neanderthal bukan manusia gua bodoh seperti anggapan umum. Ini fakta tentang Neanderthal.
Penemuan tengkorak berusia 1 juta tahun di Tiongkok mengungkap bahwa Homo sapiens mungkin muncul lebih awal dari perkiraan.
Studi terbaru mengungkap dua langkah evolusi panggul manusia yang memungkinkan berjalan tegak, membuka wawasan baru tentang genetika dan evolusi manusia.
Penelitian terbaru mengungkap hubungan antara panjang ibu jari dan ukuran otak pada primata.
Studi genom dari 3.154 individu modern menunjukkan bahwa jumlah manusia menurun dari sekitar 100.000 menjadi hanya 1.280 orang yang dapat berkembang biak sekitar 900.000 tahun yang lalu.
Pelajari Homo Floresiensis, manusia purba dari Flores: penemu, ciri khas, dan temuan arkeologi. Mudah dipahami untuk semua!
Penemuan tengkorak "Manusia Naga" semakin memperkuat pentingnya peran Denisovan dalam sejarah evolusi manusia.
Jelajahi Teori Out of Africa: mengungkap misteri asal usul manusia modern dan migrasi global purba.
Penelitian genetika terbaru mengungkap leluhur manusia modern pernah berpisah dari populasi misterius sekitar 1,5 juta tahun lalu sebelum berkoneksi kembali 300.000 tahun lalu.
EVOLUSI manusia telah membawa pada kemajuan peradaban dan teknologi, namun proses ini juga meninggalkan dampak buruk yang dirasakan hingga kini.
Studi laboratorium terbaru menunjukkan mikroba usus atau "gut microbiome" berperan penting dalam mendukung evolusi otak besar pada manusia dan primata.
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana manusia bisa berkembang menjadi seperti sekarang? Apakah kita selalu memiliki kemampuan berpikir dan beradaptasi seperti saat ini?
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved