Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Berciuman, Perilaku Primata Purba Sejak 21 Juta Tahun Lalu

Cornelius Juan Prawira
20/11/2025 11:39
Berciuman, Perilaku Primata Purba Sejak 21 Juta Tahun Lalu
Ilustrasi(freepik)

PERILAKU berciuman, yang sering diasosiasikan dengan ungkapan kasih sayang, romantisme, atau budaya modern, ternyata memiliki akar yang jauh lebih tua dalam sejarah evolusi. Sebuah studi terbaru yang menganalisis perilaku primata mengungkap ciuman atau perilaku kontak bibir yang erat (lip-smacking) bukanlah kebiasaan budaya yang baru muncul ribuan tahun lalu. Sebaliknya, perilaku ini sudah ada sejak leluhur umum manusia dan kera besar lainnya sekitar 21 juta tahun yang lalu.

Sudah berapa lama berciuman itu ada? 

Penelitian ini menantang pandangan sebelumnya yang menyatakan bahwa ciuman mungkin hanya muncul belakangan dalam sejarah manusia (sekitar beberapa ribu tahun lalu) dan mungkin dipengaruhi oleh kebiasaan tertentu.

  • Leluhur Bersama: Para ilmuwan menyimpulkan bahwa perilaku yang melibatkan kontak bibir (atau kiss-like behaviour) sudah ada pada leluhur umum terakhir antara manusia, orangutan, gorila, simpanse, dan bonobo.
  • Timeline Purba: Linimasa evolusi ini menempatkan asal-usul perilaku tersebut setidaknya pada 21 juta tahun yang lalu, jauh sebelum munculnya spesies manusia modern atau bahkan Neanderthal.

Ilmuwan melacak perilaku berciuman 

Karena tidak ada bukti fosil yang dapat menunjukkan perilaku ini, para peneliti menggunakan metode phylogenetic (ilmu kekerabatan evolusi) dan analisis komputasi:

  • Observasi Primata: Ilmuwan mengamati 49 spesies primata yang berbeda, termasuk yang dekat dan jauh kekerabatannya dengan manusia.
  • Pemodelan Data: Data perilaku tersebut kemudian dimasukkan ke dalam model komputasi untuk merekonstruksi perilaku yang kemungkinan besar dimiliki oleh nenek moyang mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa kontak bibir hadir dalam mayoritas spesies kera besar, sehingga kemungkinan besar sifat tersebut sudah diwarisi dari leluhur bersama mereka.

Tujuan  berciuman Berciuman dalam konteks evolusi primata purba diyakini memiliki fungsi yang lebih praktis daripada romantis murni:

Ikatan Sosial (Social Bonding): Perilaku ini mungkin digunakan untuk meredakan konflik, memperkuat ikatan antara anggota kelompok (terutama ibu dan anak), dan meningkatkan rasa saling percaya.
Kebersihan:  Pada beberapa primata, kontak mulut dan bibir erat kaitannya dengan grooming atau kebersihan, bukan hanya transfer air liur untuk mencari pasangan. (mediaindonesia/bbc/livescience/sciencealert/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik