Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kehadiran iklim yang lebih kering dan terlambat datangnya awal musim hujan salah satunya disebabkan masih aktifnya Angin Monsun Australia yang dominan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.
Pada 12 desa tersebut, angin kencang terjadi pada jam yang berbeda-beda. Rata-rata tiap desa merasakan angin kencang di atas pukul 16.00 WIB.
Peristiwa itu dipicu kemarau berkepanjangan. Apalagi selama musim kemarau, di lokasi munculnya angin kencang tidak pernah diguyur hujan sama sekali di atas 60 hari.
Pada Minggu (20/10) malam, angin masih bertiup cukup kencang. Banyak pohon banyak yang bertumbangan menutup badan jalan akses dari dan ke Kota Batu-Kabupaten Mojokerto.
Akibat angin kencang hingga saat ini ditemukan satu korban meninggal dunia, serta beberapa orang mengalami luka-luka serta gangguan pernafasan.
Pemerintah Jepang menyebut 14 orang tewas dan 11 lainnya hilang, sedangkan media lokal melaporkan 26 orang meninggal dan 15 lainnya masih dalam pencarian.
Angin kencang langsung merobohkan sebuah bangunan rumah di kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
Masyarakat bisa memanfaatkan call center 112 milik pemerintah ataupun bisa melalui surat permohonan langsung ke Distarkim.
Angin kencang dan gelombang tinggi disebutkan jadi penyebab tenggelamnya kapal motor
BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi angin kencang tersebut terutama di Pulau Timor, Rote Ndao, Sabu Raijua, hingga Sumba.
Kecepatan maksimum mencapai 45 kilometer per jam.
Sesuai laporan BMKG Stasiun El Tari Kupang, kecepatan angin mencapai 40 kilometer per jam. Angin kencang berlangsung sejak 21-24 Mei 2019.
Lebih dari selusin penampakan tornado dilaporkan ada di kebanyakan daerah yang berpenduduk jarang.
Kecepatan angin maksimum di pusat siklon mencapai 35–40 knot dengan arah gerak ke Selatan-Barat Daya.
Penguin kaisar sulit hidup di darat dan tidak bisa memanjat tebing es, sehingga rentan terhadap cuaca panas sekaligus angin kencang.
Korban meninggal, Sriyanto, 50, tertimpa rumah roboh saat bersama istrinya, Suparmi, 48, dan Nugroho, 45, berteduh di rumah joglo tersebut.
Kelima kecamatan yang dilanda angin kencang tersebut yakni Kecamatan Pakem, Ngaglik, Ngemplak, Turi, dan Kalasan.
Di Jalan Frans Seda, sebuah mobil Toyota Avanza tertimpa pohon tumbang. Mobil mengalami kerusakan parah. Atap mobil penyok dan ringsek namun sopir selamat.
Banyak pohon dilaporkan tumbang. Sebagian atap rumah dan warung warga porak-poranda. Sebagian daerah aliran listrik juga mengalami pemadaman karena jaringan PLN yang terganggu, terutama di area pegunungan.
Dampak paling parah dalam bencana angin puting beliung tersebut menimpa Kecamatan Turi yang menerjang tiga desa di wilayah tersebut.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved