Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Legenda Arsenal Martin Keown Tantang Skuad Mikel Arteta, Tunjukkan Siapa Petarung Sejati!

Thalatie K Yani
13/2/2026 07:49
Legenda Arsenal Martin Keown Tantang Skuad Mikel Arteta, Tunjukkan Siapa Petarung Sejati!
Martin Keown dan Peter Crouch bedah peluang juara Arsenal usai imbang lawan Brentford. Meski unggul 4 poin, ancaman Man City nyata.(Media Sosial X)

LEGENDA Arsenal, Martin Keown, mendesak mantan timnya untuk segera bangkit dan menunjukkan karakter juara setelah keunggulan mereka di puncak klasemen Liga Premier Inggris terpangkas menjadi empat poin. Hasil imbang 1-1 melawan Brentford pada Kamis malam menjadi sinyal waspada bagi ambisi gelar The Gunners.

Anak asuh Mikel Arteta sempat unggul melalui Noni Madueke, namun gol balasan Keane Lewis-Potter memaksa laga berakhir imbang. Ini merupakan kali keempat Arsenal kehilangan poin sejak pergantian tahun, sebuah tren yang dimanfaatkan Manchester City untuk terus menempel ketat di posisi kedua.

Pesan untuk Para Petarung

Keown, yang pernah merasakan tiga gelar Liga Premier Inggris bersama Arsenal, tidak ingin para pemain terlarut dalam kekecewaan. Baginya, momen ini adalah ujian mental yang harus dilewati jika ingin mengakhiri dahaga gelar sejak 2004.

"Kepercayaan diri sangat penting sekarang. Di sinilah manajer harus memberdayakan para pemain dengan memberi mereka keyakinan. Teruslah katakan kepada para pemain betapa bagusnya mereka," ujar Keown kepada TNT Sports.

"Tidak ada yang benar-benar salah di sini bagi Arsenal malam ini. Tidak ada drama besar, mari lanjutkan. Jika Anda terjatuh, Anda bangkit lagi. Mari kita lihat siapa petarungnya. Dan mari kita lihat siapa yang akan memenangkan ini," tambahnya dengan nada menantang.

Ancaman "Mental Juara" Manchester City

Meski Arsenal saat ini masih memimpin, bayang-bayang Manchester City tetap menghantui. Tim asuhan Pep Guardiola menunjukkan performa menakutkan dengan memenangkan lima dari enam laga terakhir, termasuk kemenangan telak 3-0 atas Fulham.

Peter Crouch menyoroti perbedaan mendasar antara kedua kandidat juara tersebut. "Apa yang dimiliki Manchester City adalah pengetahuan (know-how) dan sejarah sukses baru-baru ini di belakang mereka," ungkap Crouch.

Menurut Crouch, kegagalan Arsenal yang hanya menjadi runner-up dalam tiga tahun terakhir bisa memicu tekanan saraf di stadion menjelang akhir musim. Namun, ia juga menegaskan bahwa posisi Arsenal tetap lebih menguntungkan dengan keunggulan poin dan kedalaman skuad yang mumpuni setelah kedatangan bintang seperti Viktor Gyokeres dan Eberechi Eze.

Peluang Emas yang Tak Boleh Hilang

Crouch menilai saat ini adalah kesempatan terbaik bagi Arteta untuk membuktikan diri. Ia berpendapat standar kualitas tim-tim papan atas lainnya sedang menurun dibandingkan beberapa musim lalu.

"Saya rasa tidak ada tim yang benar-benar luar biasa di liga saat ini. Manchester City bukan City yang dulu, begitu juga Liverpool. Ini adalah peluang nyata bagi Arsenal. Jika mereka gagal melewati garis finis, akan ada lebih banyak pertanyaan yang diajukan," tegas Crouch.

Arsenal kini memiliki kesempatan untuk merespons kritik tersebut di ajang FA Cup melawan Wigan Athletic pada Minggu esok, sebelum kembali fokus ke liga untuk mencoba memperlebar jarak menjadi tujuh poin saat menghadapi Wolves. (TNT Sports/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya