Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Arsenal vs Chelsea 2-1: Arteta Puji Mentalitas Juara Arsenal Usai Tekuk Chelsea

Dhika Kusuma Winata
02/3/2026 06:57
Arsenal vs Chelsea 2-1: Arteta Puji Mentalitas Juara Arsenal Usai Tekuk Chelsea
Mikel Arteta puji heroik David Raya dan beri update cedera Declan Rice. (Arsenal)

MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan pujian setinggi langit atas ketangguhan mental anak asuhnya setelah berhasil menumbangkan Chelsea 2-1 dalam Derbi London yang dramatis di Stadion Emirates, Minggu (1/3) malam. Kemenangan krusial ini tidak hanya mengukuhkan posisi The Gunners di puncak klasemen Premier League, tetapi juga membuktikan kematangan tim dalam menghadapi tekanan besar.

Arteta menyoroti bagaimana para pemainnya tetap tenang dan dominan meski sempat kehilangan poin di beberapa laga terakhir. Keunggulan lima poin atas Manchester City kini memberi ruang bernapas bagi Arsenal saat memasuki fase paling menentukan musim ini.

Pesan di Ruang Ganti dan Dominasi Bola Mati

Arteta mengungkapkan bahwa kunci kemenangan ini adalah pengulangan motivasi yang ia berikan sepekan lalu saat melawan Tottenham Hotspur. Ia meminta timnya untuk tetap fokus meski skor sempat imbang 1-1 di babak pertama.

"Saya mengingatkan mereka bahwa kami berada di posisi yang persis sama dengan saat melawan Spurs tujuh hari lalu di ruang ganti ini. Saya katakan, lihat apa yang terjadi di babak kedua (melawan Spurs), jadi kita akan melakukannya lagi," ujar manajer asal Spanyol tersebut dalam konferensi pers usai laga.

Ketajaman strategi bola mati kembali menjadi pembeda. William Saliba membuka keunggulan pada menit ke-21 setelah memaksimalkan sundulan Gabriel Magalhaes dari sepak pojok. Meski Chelsea sempat menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Piero Hincapie akibat tekanan Reece James, Arsenal bangkit di babak kedua.

Jurrien Timber muncul sebagai penentu lewat sundulan mautnya. Gol tersebut menjadi gol ke-16 Arsenal dari situasi sepak pojok di liga musim ini, menegaskan efektivitas luar biasa tim dalam memanfaatkan bola mati.

Heroisme David Raya dan Kecemasan Declan Rice

Satu nama yang mendapat apresiasi khusus dari Arteta adalah David Raya. Penyelamatan heroik sang kiper di detik-detik terakhir pertandingan menjadi alasan utama tiga poin tetap bertahan di London Utara.

"David adalah salah satu pemimpin kami, tanpa ragu. Penyelamatan yang dia lakukan di aksi terakhir, itu adalah sebuah umpan silang, bukan tembakan, tapi berakhir menjadi tembakan yang luar biasa. Jantung saya hampir berhenti, tapi tangan David ada di sana untuk menghidupkannya kembali," ungkap Arteta.

Sayangnya, kemenangan ini menyisakan kekhawatiran karena ditariknya Declan Rice. Arteta mengonfirmasi bahwa gelandang andalannya tersebut harus menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut untuk melihat ketersediaannya pada laga tengah pekan mendatang.

Menolak Label Menang "Jelek"

Menanggapi kritik bahwa Arsenal mulai terbiasa menang dengan cara yang sulit, Arteta justru menyebutnya sebagai bentuk adaptasi tingkat tinggi melawan tim berkualitas.

"Ini bukan 'jelek'. Anda harus memainkan permainan yang ada di depan Anda. Melawan Chelsea, marginnya sangat tipis dan duel-duel individu pada akhirnya memutuskan hasil pertandingan. Bagi saya, ini adalah permainan yang indah karena kedua tim memiliki kualitas luar biasa," pungkasnya.

Hasil ini membuat Chelsea tetap tertahan di luar lima besar dan terpaut tiga poin dari zona Liga Champions. Sebaliknya, Arsenal kini menatap laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri penuh sebagai kandidat kuat juara. (AFP/Arsenal/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya