Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Fulham vs Tottenham: Tottenham Kian Terpuruk, Igor Tudor Sebut Masalah Spurs Ada di Seluruh Lini

Thalatie K Yani
02/3/2026 04:29
Fulham vs Tottenham: Tottenham Kian Terpuruk, Igor Tudor Sebut Masalah Spurs Ada di Seluruh Lini
Manajer interim Tottenham, Igor Tudor, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut Spurs punya masalah di semua lini setelah kalah 2-1 dari Fulham.(Tottenham)

MANAJER interim Tottenham Hotspur, Igor Tudor, memberikan reaksi yang mengejutkan setelah timnya kembali menelan kekalahan di Liga Premier Inggris. Pasca takluk 1-2 dari Fulham di Craven Cottage, Tudor menyebut situasi yang dialami klubnya saat ini sebagai sesuatu yang "luar biasa" dalam arti negatif.

Kekalahan keempat beruntun di liga ini membuat posisi The Lilywhites kian terjepit, hanya terpaut empat poin di atas zona degradasi. Tudor secara blak-blakan menyoroti rapuhnya mentalitas dan kualitas timnya di semua sektor permainan.

Masalah di Seluruh Lini

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Tudor terlihat sangat terpukul. Ia menilai bahwa masalah Tottenham saat ini bukan lagi soal taktik, melainkan mencakup lini serang, tengah, hingga pertahanan.

"Saya tidak bisa memberi tahu Anda hal baru," ujar Tudor dengan nada lesu. "Kita perlu menemukan kekuatan di dalam diri kita masing-masing. Saya katakan kepada para pemain: 'Ini selalu tentang apa yang akan kamu lakukan, apa yang ingin kamu lakukan dengan dirimu sendiri,' mengerti? Lebih banyak kepribadian, lebih banyak keinginan untuk bertindak sebelum bereaksi, banyak hal lainnya... Kami kekurangan saat menyerang, kami kurang kualitas untuk mencetak gol. Kami kekurangan di tengah untuk berlari, dan kami kekurangan di belakang untuk tetap berada di sana, menderita, dan tidak kebobolan gol. Jadi, sebuah situasi yang luar biasa. Luar biasa."

Tudor juga membantah bahwa formasi 4-4-2 yang ia terapkan menjadi penyebab kekalahan. Baginya, masalah utama terletak pada respons para pemain di lapangan. Ia menuding anak asuhnya kurang cerdas dalam membaca permainan sehingga selalu terlambat mengantisipasi gerakan lawan.

Kritik Terhadap Keputusan Wasit

Selain performa tim, Tudor juga menyoroti gol pembuka Fulham yang dicetak Harry Wilson pada menit ketujuh. Ia menilai ada pelanggaran yang dilakukan Raúl Jiménez terhadap Radu Dragusin dalam proses gol tersebut, namun wasit Thomas Bramall tetap mengesahkannya.

"Itu sangat jelas," kata Tudor mengenai insiden tersebut. "Mereka tidak mengerti bahwa kontak kecil sekalipun, dorongan dengan tangan saat Anda tidak menyentuh bola, adalah cara yang mudah untuk mendapatkan keuntungan. Sangat konyol untuk tidak memberikan pelanggaran, karena konsekuensinya sangat besar. Ini bukan pelanggaran kecil di tengah lapangan, ini adalah gol karena dia mengambil keuntungan dengan tidak memikirkan sepak bola tetapi tentang bagaimana cara menipu. Logikanya: dia menipu, jadi itu pelanggaran."

Fulham Melaju ke Papan Atas

Berbeda nasib dengan Tottenham, manajer Fulham Marco Silva mengaku sangat puas dengan kemenangan yang membawa timnya naik ke paruh atas klasemen. Silva menilai skor 2-1 bahkan belum sepenuhnya mencerminkan dominasi timnya yang menciptakan banyak peluang.

Silva juga memberikan pujian khusus kepada bek Issa Diop, yang dipanggil mendadak untuk bermain karena Joachim Andersen jatuh sakit. "Dia adalah profesional papan atas," puji Silva.

Kini, beban berat ada di pundak Igor Tudor untuk segera membangkitkan mentalitas pemainnya sebelum ancaman degradasi benar-benar menjadi kenyataan bagi klub London Utara tersebut (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya