Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Barcelona vs Atletico Madrid 4-0: Hansi Flick Janjikan 'Remontada' di Camp Nou

Thalatie K Yani
13/2/2026 06:21
Barcelona vs Atletico Madrid 4-0: Hansi Flick Janjikan 'Remontada' di Camp Nou
Hansi Flick(Barcelona)

MALAM kelam menyelimuti FC Barcelona saat mereka dipaksa menyerah 4-0 oleh Atletico Madrid dalam laga leg pertama semifinal Copa del Rey di Riyadh Air Metropolitano. Meski tertinggal defisit gol yang sangat besar, pelatih Blaugrana, Hansi Flick, tetap menunjukkan sikap menantang dan optimisme tinggi menghadapi leg kedua.

"Kami mampu bangkit. Kami akan berjuang, dan untuk itu kami membutuhkan dukungan suporter di Spotify Camp Nou," tegas Flick dalam konferensi pers usai laga, menatap laga balasan yang dijadwalkan pada 3 Maret mendatang.

Mimpi Buruk 45 Menit Pertama

Barcelona seolah kehilangan identitas di babak pertama. Hanya dalam kurun waktu tujuh menit, blunder fatal kiper Joan Garcia saat menerima operan balik Eric Garcia membuat tuan rumah unggul. Tujuh menit berselang, mantan bintang Barca, Antoine Griezmann, menggandakan keunggulan Atletico melalui kerja sama tim yang apik.

Dominasi tim asuhan Diego Simeone tidak berhenti di situ. Pada menit ke-33, rekrutan baru Ademola Lookman mencetak gol ketiga, disusul tendangan keras Julian Alvarez dari luar kotak penalti pada masa injury time babak pertama. Skor 4-0 ini menjadi catatan sejarah kelam, di mana untuk pertama kalinya sejak 1943, Barcelona tertinggal empat gol dalam pertandingan piala domestik.

"Kami tidak bermain baik sebagai tim di babak pertama. Kami tidak melakukan tekanan seperti yang diinginkan, dan saya ingin melihat rasa lapar seperti yang ditunjukkan Atletico," aku Flick dengan jujur.

Drama VAR dan Kartu Merah

Harapan untuk bangkit sempat muncul di awal babak kedua ketika Pau Cubarsi berhasil menggetarkan jala lawan. Namun, kegembiraan itu sirna setelah proses peninjauan VAR yang memakan waktu tujuh menit membatalkan gol tersebut karena dianggap offside.

Situasi Barcelona semakin memburuk setelah Eric Garcia diganjar kartu merah akibat pelanggaran terhadap Alex Baena, memaksa tim tamu bermain dengan sepuluh orang di sisa laga. Meski begitu, Flick tetap membela anak asuhnya.

"Saya bangga dengan tim saya. Jelas saya tidak senang dengan 45 menit pertama, tapi saya bangga dengan musim yang kami jalani sejauh ini. Kami akan bangkit," tambahnya.

Menanti Magis Spotify Camp Nou

Meskipun Atletico Madrid sudah menginjakkan satu kakinya di final, Flick meyakini bahwa peluang belum sepenuhnya tertutup. Ia percaya Barcelona memiliki kapasitas untuk memenangkan masing-masing babak dengan skor 2-0 pada leg kedua nanti untuk menyamakan agregat.

"Kami punya peluang untuk membalikkan keadaan," pungkas Flick, mengirimkan pesan harapan kepada para pendukung setianya. Sejarah mencatat Barcelona sering melakukan comeback luar biasa, namun tugas pada 3 Maret nanti dipastikan akan menjadi salah satu ujian terberat dalam karier Flick di Catalan. (Barcelona/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya