Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Hansi Flick dalam Tekanan: Dua Kekalahan Beruntun Jadi Sinyal Krisis Blaugrana

Basuki Eka Purnama
17/2/2026 07:24
Hansi Flick dalam Tekanan: Dua Kekalahan Beruntun Jadi Sinyal Krisis Blaugrana
Pelatih Barcelona Hansi Flick(AFP/OSCAR DEL POZO)

AWAN mendung menyelimuti Barcelona setelah Blaugrana secara mengejutkan menelan dua kekalahan beruntun dalam kurun waktu satu pekan. Setelah dihancurkan Atletico Madrid di ajang Copa del Rey, skuad asuhan Hansi Flick kembali tersungkur di tangan Girona pada pekan ke-24 La Liga. Hasil ini tidak hanya memutus tren positif Blaugrana, tetapi juga memaksa mereka menyerahkan takhta puncak klasemen kepada rival abadi, Real Madrid.

Mimpi Buruk di Montilivi dan Riyadh Air Metropolitano

Krisis ini bermula saat Barcelona bertandang ke markas Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano pada 13 Februari 2026 dalam laga leg pertama semifinal Copa del Rey.

Tanpa diduga, Robert Lewandowski dan kawan-kawan luluh lantak dengan skor telak 0-4. Strategi garis pertahanan tinggi yang menjadi ciri khas Flick justru menjadi bumerang, ketika barisan penyerang Atletico dengan mudah mengeksploitasi ruang kosong di belakang bek Barcelona.

Alih-alih bangkit, Barcelona justru kembali terjungkal saat melakoni Derby Catalan melawan Girona di Estadi Municipal de Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.

Meski mendominasi 70% penguasaan bola dan melepaskan 27 tembakan, Barcelona menyerah dengan skor 1-2. Gol sundulan Pau Cubarsi di menit ke-59 tidak cukup menyelamatkan Blaugrana setelah Girona berhasil mencetak dua gol krusial lewat skema serangan balik cepat.

Lamine Yamal dan Kegagalan Penalti yang Menyakitkan

Momen kunci dalam kekalahan melawan Girona terjadi di pengujung babak pertama. Barcelona mendapatkan hadiah penalti setelah Dani Olmo dilanggar di kotak terlarang. Namun, Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Bola hasil tendangannya hanya membentur mistar gawang, sebuah kegagalan yang tampak sangat memengaruhi mentalitas tim di babak kedua.

Statistik Pertandingan: Girona vs Barcelona

Statistik Girona Barcelona
Skor Akhir 2 1
Penguasaan Bola 29.5% 70.5%
Total Tembakan 8 27
Tembakan Tepat Sasaran 3 4

Real Madrid Kudeta Puncak Klasemen

Kekalahan beruntun ini menjadi berkah bagi Real Madrid. Tim asuhan Alvaro Arbeloa kini memimpin klasemen sementara La Liga dengan 60 poin, unggul dua angka atas Barcelona (58 poin).

Tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Hansi Flick. Media-media Spanyol mulai mempertanyakan keras kepalanya pelatih asal Jerman tersebut dalam menerapkan taktik high-line defense saat beberapa pilar kunci seperti Pedri dan Gavi masih harus absen karena cedera.

Flick kini dituntut untuk segera melakukan perubahan radikal sebelum leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Atletico dan laga-laga krusial berikutnya di liga. Jika tidak, ambisi meraih trofi musim ini bisa sirna dalam sekejap.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik