Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Hasil Imbang Beruntun, Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Ketajaman

Dhika Kusuma Winata
08/1/2026 11:56
Hasil Imbang Beruntun, Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Ketajaman
Pelatih Manchester City Pep Guardiola(AFP/Darren Staples)

PEP Guardiola mengakui Manchester City menghadapi periode sulit setelah kembali gagal meraih kemenangan. Hasil imbang 1-1 melawan Brighton and Hove Albion, Kamis (8/1) WIB, menandai hasil seri ketiga secara beruntun the Citizen dan membuat laju mereka dalam perburuan gelar Liga Inggris semakin tersendat.

Guardiola menyebut hasil tersebut sebagai kenyataan yang harus diterima. Dia menilai performa timnya belum cukup efektif terutama di lini serang.

“Hasilnya ya memang seperti itu. Satu poin untuk mereka, satu poin untuk kami. Begitulah adanya,” ujar Guardiola dikutip BBC.

“Babak kedua mirip dengan laga melawan Sunderland dan Chelsea. Kami kehilangan akurasi umpan. Saya sebenarnya menyukai cara kami bermain, dengan banyak pemain baru dan banyak hal baru, tetapi kami tidak mencetak gol,” lanjutnya.

Hasil itu memperburuk awal bulan krusial bagi Manchester City. Sepanjang Januari hingga awal Februari, mereka harus menjalani 10 pertandingan di empat kompetisi berbeda. 

Jadwal padat tersebut menjadi ujian berat namun sejauh ini the Citizen belum mampu menjawab tantangan.

Jika Arsenal mampu mengalahkan Liverpool, Manchester City berpotensi tertinggal delapan poin dari puncak klasemen dengan 17 pertandingan tersisa.

Masalah Manchester City diperparah oleh badai cedera di lini belakang. Josko Gvardiol, Ruben Dias, dan John Stones harus absen dan ketiganya diperkirakan baru bisa kembali bermain paling cepat bulan depan. Kondisi tersebut memaksa Guardiola melakukan tambalan darurat.

Salah satu keputusan yang diambil ialah memanggil kembali pemain akademi Max Alleyne dari masa peminjamannya di Watford. Alleyne tampil cukup solid meski harus dimainkan dalam situasi yang jauh dari ideal.

Gol Erling Haaland, yang menjadi gol ke-150-nya bersama City, akhirnya tidak banyak berarti. Dalam sepekan, City kehilangan enam poin yang justru memberi keuntungan besar bagi Arsenal dalam persaingan gelar. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya