Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMBISI Manchester City untuk terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen Liga Primer Inggris menemui tembok tebal. Skuad asuhan Pep Guardiola dipaksa pulang dengan satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim promosi, Sunderland, di Stadium of Light, Jumat (2/1).
Hasil imbang itu menjadi antiklimaks bagi the Citizens yang datang dengan modal delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Dominasi permainan yang ditunjukkan City seolah menjadi sia-sia akibat buruknya penyelesaian akhir. Sejumlah peluang emas yang didapat Savinho, Josko Gvardiol, hingga Erling Haaland gagal dikonversi menjadi gol.
Pelatih City, Pep Guardiola, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas ketumpulan lini depan timnya. Ia menyoroti kegagalan para pemainnya dalam memanfaatkan situasi di mulut gawang lawan.
"Jumlah peluang yang kami buang di kotak penalti, padahal bukan peluang yang sulit, sangat merugikan. Kami menciptakan cukup banyak kesempatan, terutama di babak kedua, namun sayangnya tidak ada yang berbuah gol," kata Guardiola dikutip dari AFP.
Tambahan satu poin itu membuat City yang tertahan di peringkat kedua kini tertinggal empat poin dari Arsenal. Padahal, kemenangan seharusnya bisa memangkas jarak menjadi dua poin.
Permainan City baru terlihat hidup di babak kedua, terutama setelah masuknya Rodri menggantikan peran di lini tengah. Gelandang asal Spanyol yang baru pulih dari cedera panjang sejak November itu memberikan dimensi serangan yang lebih tajam bagi City.
Namun, disiplinnya lini pertahanan Sunderland serta ketangguhan fisik mereka membuat skor kacamata bertahan hingga peluit panjang.
Sunderland sendiri membuktikan diri sebagai tim yang sulit ditaklukkan di kandang. Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang menjadi 10 pertandingan liga sejak promosi dari Championship.
Meski merasa terpukul, Guardiola meminta anak asuhnya untuk tidak berlarut dalam kekecewaan. City dituntut segera memulihkan mentalitas mereka karena jadwal padat telah menanti.
"Para pemain sedikit tertunduk, tapi kami harus segera bangkit. Dalam tiga hari ke depan, kami akan menghadapi laga sulit melawan Chelsea di Etihad," kata Guardiola.
Laga melawan Chelsea pada Senin (5/1) mendatang akan menjadi ujian krusial bagi konsistensi City dalam perburuan gelar, terlebih sang lawan baru saja mengalami guncangan internal pasca-pemecatan manajer Enzo Maresca. (I-3)
Meskipun pembicaraan antara kedua klub telah berlangsung, Fulham sejauh ini belum mengajukan tawaran resmi secara tertulis untuk pemain Manchester City Oscar Bobb.
Analisis mendalam taktik Kjetil Knutsen yang menggunakan suhu ekstrem dan high-pressing untuk meruntuhkan sistem Pep Guardiola.
Manchester City tumbang 1-3 dari Bodø/Glimt di Liga Champions. Erling Haaland gagal cetak gol di kampung halaman dan perpanjang puasa gol open play.
Manchester City menelan kekalahan mengejutkan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Simak ulasan taktik dan statistik kekalahan Erling Haaland dkk.
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Manchester City hadapi Bodoe/Glimt di Lingkaran Arktik. Cek prediksi, kabar cedera Pep Guardiola, dan kembalinya Erling Haaland ke Norwegia.
Manchester City kian terpuruk dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Manchester United di Old Trafford, Sabtu (18/1).
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Preview Derby Manchester 2026: MU vs City. Simak rekor pertemuan dari era 'Tetangga Berisik' Ferguson hingga dominasi taktik Pep Guardiola.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja VAR meski timnya sukses membungkam Newcastle United 2-0 pada Rabu (14/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved