Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AMBISI Manchester City untuk terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen Liga Primer Inggris menemui tembok tebal. Skuad asuhan Pep Guardiola dipaksa pulang dengan satu poin setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim promosi, Sunderland, di Stadium of Light, Jumat (2/1).
Hasil imbang itu menjadi antiklimaks bagi the Citizens yang datang dengan modal delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi.
Dominasi permainan yang ditunjukkan City seolah menjadi sia-sia akibat buruknya penyelesaian akhir. Sejumlah peluang emas yang didapat Savinho, Josko Gvardiol, hingga Erling Haaland gagal dikonversi menjadi gol.
Pelatih City, Pep Guardiola, tidak menyembunyikan kekecewaannya atas ketumpulan lini depan timnya. Ia menyoroti kegagalan para pemainnya dalam memanfaatkan situasi di mulut gawang lawan.
"Jumlah peluang yang kami buang di kotak penalti, padahal bukan peluang yang sulit, sangat merugikan. Kami menciptakan cukup banyak kesempatan, terutama di babak kedua, namun sayangnya tidak ada yang berbuah gol," kata Guardiola dikutip dari AFP.
Tambahan satu poin itu membuat City yang tertahan di peringkat kedua kini tertinggal empat poin dari Arsenal. Padahal, kemenangan seharusnya bisa memangkas jarak menjadi dua poin.
Permainan City baru terlihat hidup di babak kedua, terutama setelah masuknya Rodri menggantikan peran di lini tengah. Gelandang asal Spanyol yang baru pulih dari cedera panjang sejak November itu memberikan dimensi serangan yang lebih tajam bagi City.
Namun, disiplinnya lini pertahanan Sunderland serta ketangguhan fisik mereka membuat skor kacamata bertahan hingga peluit panjang.
Sunderland sendiri membuktikan diri sebagai tim yang sulit ditaklukkan di kandang. Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang menjadi 10 pertandingan liga sejak promosi dari Championship.
Meski merasa terpukul, Guardiola meminta anak asuhnya untuk tidak berlarut dalam kekecewaan. City dituntut segera memulihkan mentalitas mereka karena jadwal padat telah menanti.
"Para pemain sedikit tertunduk, tapi kami harus segera bangkit. Dalam tiga hari ke depan, kami akan menghadapi laga sulit melawan Chelsea di Etihad," kata Guardiola.
Laga melawan Chelsea pada Senin (5/1) mendatang akan menjadi ujian krusial bagi konsistensi City dalam perburuan gelar, terlebih sang lawan baru saja mengalami guncangan internal pasca-pemecatan manajer Enzo Maresca. (I-3)
Leeds United angkat bicara terkait aksi ejekan suporter saat jeda Ramadan di laga melawan Man City. Manajer Daniel Farke sebut adanya kesalahpahaman di stadion.
Pelatih Pep Guardiola meminta penghormatan terhadap agama dan keberagaman setelah pemain Muslim Manchester City diboo atau cemooh suporter Leeds United
Manchester City meraih kemenangan krusial 1-0 atas Leeds United dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Elland Road, Minggu (1/3).
Preview lengkap Leeds United vs Manchester City di Liga Inggris 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik H2H di Elland Road.
Aston Villa, Newcastle United, Tottenham Hotspur, West Ham United, dan Leeds United bersaing untuk mendapatkan penjaga gawang Manchester City, James Trafford.
Manchester City dan Manchester United bersaing ketat mendapatkan bintang Nottingham Forest, Elliot Anderson. Forest pasang harga fantastis Rp2 Triliun.
Pelatih City menuntut kekuatan mentalitas timnya saat laga Manchester City vs Notthingham Forest di Etihad, Kamis (5/3). Citizens ingin puncak klasemen Liga Inggris
Pelatih Pep Guardiola meminta penghormatan terhadap agama dan keberagaman setelah pemain Muslim Manchester City diboo atau cemooh suporter Leeds United
Pep Guardiola puji atmosfer luar biasa di Etihad Stadium saat Man City menang 2-1 atas Newcastle.
Pep Guardiola puji Nico O’Reilly jadi pahlawan kemenangan Manchester City atas Newcastle.
Bek Manchester City, Marc Guehi, buka suara soal proses adaptasinya di bawah asuhan Pep Guardiola pasca kemenangan krusial atas Newcastle United.
Manajer Manchster City, Pep Guardiola, memberikan evaluasi mendalam terkait performa anak asuhnya yang dianggap gagal membaca situasi di lapangan dengan optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved