Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Jelang Man City vs Liverpool, Pep Guardiola: Klopp adalah Rival Terbesar Saya

Andhika Prasetyo
08/11/2025 16:58
Jelang Man City vs Liverpool, Pep Guardiola: Klopp adalah Rival Terbesar Saya
Pep Guardiola dan Juergen Klopp(The FA)

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyebut Liverpool di era Juergen Klopp sebagai rival terbesar yang pernah dihadapinya. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers jelang laga Man City vs Liverpool di Ettihad Stadium, Minggu (8/11). Laga big match itu juga menjadi laga ke-1.000 bagi Pep di sepanjang karier kepelatihannya.

“Saya sudah lebih lama berada di Inggris dibanding di negara lain, dan pengaruhnya sangat besar bagi hidup saya. Barcelona adalah klub saya, Bayern juga luar biasa, tetapi di Inggris, Liverpool adalah rival terbesar kami, terutama dengan Jurgen (Klopp). Tidak ada yang bisa menyainginya. Seolah alam semesta sudah menentukannya,” ujar Pep, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.

Pertandingan ini tak hanya bernilai historis bagi Pep, tetapi juga penting dalam persaingan gelar juara. Dalam delapan musim terakhir Liga Primer Inggris, hanya Man City dan Liverpool yang silih berganti menjuarai Liga Inggris. Guardiola mengoleksi enam trofi, sementara Klopp membawa Liverpool juara sekali, yakni pada musim 2019/2020. Persaingan keduanya bahkan mencapai puncak dramatis pada musim 2018/2019 dan 2021/2022, ketika City unggul atas Liverpool hanya dengan selisih satu poin.

Sementara itu, gelar liga terakhir Liverpool datang di bawah pelatih Arne Slot musim lalu, ketika mereka mengakhiri musim dengan 84 poin, unggul 10 angka dari Arsenal dan 13 poin dari City. Slot juga menorehkan rekor sempurna dengan dua kemenangan atas City, baik di kandang maupun tandang, masing-masing dengan skor 2-0.

“Kami harus tampil sempurna. Saya tahu betapa cepatnya segalanya berubah di sini. Seminggu lalu orang bilang Liverpool sudah hancur setelah kalah enam kali, tapi kemudian mereka menang dua kali dan kembali ke performa terbaik,” kata Pep.

Pelatih asal Spanyol itu berharap anak asuhnya mampu mempertahankan tren positif enam kemenangan dari tujuh laga terakhir, termasuk tiga kemenangan beruntun dalam sepekan terakhir.

“Kemenangan atas Swansea sangat berarti. Kami bermain dengan bagus, lalu melanjutkannya melawan Bournemouth dan Dortmund. Tapi kami tahu, lawan yang akan kami hadapi kali ini sangat kuat,” ujar Pep.

“Saya menonton laga mereka melawan Real Madrid, kualitas mereka luar biasa. Mereka adalah tim papan atas, tim elite dunia. Semoga para suporter datang ke stadion untuk merayakan laga ke-1.000 saya, dan bersama-sama kami menundukkan rival penting ini,” pungkasnya. (Ant/E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya