Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ajax Pecat John Heitinga

Basuki Eka Purnama
07/11/2025 04:40
Ajax Pecat John Heitinga
Pelatih Ajax John Heitinga(AFP/Glyn KIRK)

KLUB Eredivisie Ajax memecat John Heitinga sebagai pelatih kepala setelah rentetan hasil buruk di berbagai kompetisi pada musim ini.

Dikutip dari laman resmi klub, Kamis (6/11), Ajax memutus kontrak Heitinga, yang sebenarnya berlaku hingga 30 Juni 2027 mendatang, dan posisi pelatih kepala untuk sementara waktu diisi Fred Grim.

"Ajax telah menangguhkan John Heitinga dengan segera. Kontrak pelatih kepala tersebut seharusnya berlaku hingga 30 Juni 2027, tetapi kini akan berakhir. Hal yang sama berlaku untuk asisten pelatih Marcel Keizer. Ajax sedang mencari pelatih kepala baru; sementara itu, Fred Grim akan mengambil alih tugas Heitinga," ungkap Ajax dalam sebuah pernyataan resmi.

Selain Heitinga, Ajax juga turut mengakhiri kontrak dari asisten pelatih Marcel Kaizer dan selanjutnya mereka akan bergerak cepat untuk mencari pelatih kepala anyar.

Direktur teknik Ajax Alex Kroes mengatakan ini merupakan keputusan yang berat, tapi berdasarkan beberapa bulan terakhir, hal tersebut perlu mereka ambil karena tidak sejalan dengan rencana.

Menurut Kroes, selama di bawah kendali Heitinga, Ajax hanya menunjukkan sedikit perkembangan dan kerap kehilangan poin sehingga membuat mereka terseok-seok di Eredivisie dan Liga Champions.

"Kami tahu butuh waktu bagi pelatih baru untuk bekerja dengan skuad yang telah mengalami perubahan. Kami telah memberikan waktu itu kepada John, tetapi kami yakin yang terbaik bagi klub adalah menunjuk orang lain untuk memimpin tim," ungkap Kroes.

"Kami berharap dapat memperkenalkan pelatih kepala baru sesegera mungkin. Kami berterima kasih kepada John dan Marcel atas upaya mereka dan mendoakan yang terbaik bagi Fred, dimulai dengan pertandingan tandang hari Minggu di Utrecht," lanjutnya.

Heitinga diketahui ditunjuk sebagai pelatih kepala Ajax pada awal musim 2025/2026, namun tidak bisa membawa klub asal Amsterdam tersebut bersaing di berbagai kompetisi.

Selama menangani Ajax sebanyak 15 pertandingan di berbagai ajang, mereka hanya mampu mengemas rata-rata 1,82 poin. Selama bertarung di Liga Champions, Ajax menelan empat kekalahan beruntun. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik