Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
AMBISI Ajax untuk memperkuat lini pertahanan di sisa musim 2025/26 menemui jalan buntu. Bek kiri anyar mereka, Oleksandr Zinchenko, dikonfirmasi harus menyudahi musim lebih cepat akibat cedera lutut serius yang dideritanya saat menjalani debut sebagai starter.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh pihak manajemen klub melalui pernyataan resmi, Senin (16/2) waktu setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis mendalam, mantan pemain Arsenal dan Manchester City tersebut diharuskan naik meja operasi guna menangani kerusakan pada lututnya.
“Setelah pemeriksaan di rumah sakit, diketahui operasi diperlukan. Proses pemulihan akan membuat Zinchenko absen hingga akhir musim,” demikian bunyi pernyataan resmi Ajax melalui situs klub.
Nasib buruk Zinchenko terjadi dalam laga melawan Fortuna Sittard. Setelah sebelumnya sempat mencicipi menit bermain sebagai pemain pengganti saat menghadapi AZ Alkmaar, laga melawan Fortuna sejatinya diproyeksikan sebagai panggung pembuktian bagi pemain asal Ukraina tersebut.
Namun, laga perdana Zinchenko sebagai starter justru berakhir memilukan. Baru beberapa menit peluit dibunyikan, ia terjatuh akibat pelanggaran keras dari pemain lawan, Dimitrios Limnios.
Zinchenko terlihat meninggalkan lapangan dengan ekspresi kesakitan yang mendalam, memberikan sinyal buruk bagi bangku cadangan Ajax sejak awal.
Kehilangan Zinchenko menjadi pukulan telak bagi pelatih Fred Grim. Padahal, kehadiran bek berpengalaman tersebut sangat diharapkan mampu mendongkrak performa lini belakang Ajax yang tengah berjuang keras mengamankan posisi kedua di klasemen Eredivisie.
Dengan absennya Zinchenko, Fred Grim kini harus memutar otak dan dipastikan akan lebih mengandalkan Owen Wijndal di posisi bek kiri.
Wijndal sendiri merupakan sosok yang masuk menggantikan Zinchenko dalam laga kontra Fortuna Sittard dan kini memikul beban berat untuk menjaga stabilitas pertahanan tim hingga kompetisi berakhir.
Selain kerugian bagi tim, cedera ini juga menempatkan masa depan karier Zinchenko di Amsterdam dalam tanda tanya besar. Pasalnya, kontrak sang pemain hanya berlaku hingga akhir musim ini, proses pemulihan yang panjang praktis menutup peluangnya untuk kembali merumput sebelum masa baktinya habis.
Hingga saat ini, pihak klub belum memberikan indikasi apakah akan menyodorkan perpanjangan kontrak atau membiarkan sang pemain berstatus bebas transfer setelah proses rehabilitasi selesai. (Ant/Z-1)
Maarten Paes tampil sebagai starter saat Ajax kalah 1-3 dari Groningen. Brace Oskar Zawada jadi penentu kekalahan Ajax di Stadion Euroborg.
PEC Zwolle berhasil menahan imbang raksasa Belanda, Ajax Amsterdam, dalam laga pekan ke-25 Eredivisie musim 2025/2026 yang digelar di MAC³PARK Stadion, Minggu (1/3).
Tiga raksasa Liga Primer Inggris bersaing dapatkan Sean Steur, wonderkid Ajax yang disebut sebagai penerus Frenkie de Jong di bursa transfer 2026.
Bek timnas Indonesia Justin Hubner tampil penuh saat Fortuna Sittard meraih kemenangan 2-1 atas Excelsior dalam lanjutan Eredivisie.
Persib Bandung bidik Ronald Koeman Jr. Kiper utama Telstar sekaligus putra legenda Belanda ini jadi target panas di bursa transfer Liga 1 2026.
Dalam petualangan barunya di Johan Cruyff Arena bersama Ajax, Oleksandr Zinchenko telah memilih nomor punggung 47 untuk dikenakan di sisa musim kompetisi.
NOTTINGHAM Forest mendatangkan dua pemain menjelang berakhirnya bursa transfer musim panas ini, yaitu Oleksandr Zinchenko dan Dilane Bakwa.
Zinchenko, yang bergabung dengan Arsenal dari Manchester City, awal musim ini, mengatakan dukungan dari sesama pesepak bola di Inggris sangat menyentuh dirinya.
"Ini baru awal musim. Ada banyak pertandingan di depan kami, ada banyak hal yang harus diperbaiki," kata Zinchenko.
"Kami sangat senang Alex telah bergabung dengan kami. Dia adalah pemain yang saya kenal secara pribadi dengan sangat baik dan terus mengikutinya setelah waktu saya di Manchester City,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved