Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOKTAH sejarah dicatatkan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi. Dia mengklaim tempat di jajaran papan atas pelatih Italia setelah meraih gelar Serie A pertama dalam karier kepelatihannya.
Inter Milan meraih scudetto musim 2023/2023 dengan cara yang spektakuler memenangi derby kontra AC Milan 2-1 di San Siro, Selasa (23/4).
Scudetto yang ditorehkan Inter Milan merupakan gelar terbesar bagi Inzaghi sejak mencicipinya sebagai pemain bersama Lazio 24 tahun silam. Gelar kali ini terjadi setelah tiga tahun turbulensi di luar lapangan dan masalah keuangan serius yang dialami Nerazzurri.
Baca juga : Simone Inzaghi: Fisik Milan akan Repotkan Inter
Inzaghi, yang berusia 48 tahun, memiliki karier sebagai yang lebih rendah dibandingkan kakaknya Filippo Inzaghi. Filippo merupakan pencetak gol produktif untuk AC Milan dan Juventus, juara Eropa dua kali, dan pemenang Piala Dunia.
Sementara itu, Simone Inzaghi memainkan sebagian besar kariernya untuk Lazio meskipun rekor golnya tidak seberapa dan hanya mendulang satu gelar liga.
Hanya saja, dalam urusan manajerial Simone Inzaghi lebih unggul sedangkan sang kakak kesulitan menemukan tempat setelah karier sebagai pemain berakhir.
Baca juga : Adu Gengsi Derby della Madonnina
Simone Inzaghi sebagai pelatih mendapat banyak pujian salah satunya dari Pep Guardiola. Inzaghi musim lalu membawa Inter ke final Liga Champions namun dikalahkan oleh Manchester City.
Inzaghi kerap dipandang sebagai spesialis kompetisi piala sebelum musim ini karena mengoleksi tiga Piala Italia dan lima Piala Super Italia sejak memulai karier pelatih di Lazio pada 2016.
Di Inter, dia sukses mendorong Nerazzurri meraih mahkota liga ke-20 mengungguli rival sekota AC Milan untuk mendapatkan bintang kedua di seragam mereka.
Baca juga : Inzaghi Akui Kalah di Derby Milan Sangat Menyakitkan
“Tiga tahun dengan enam trofi dan final Liga Champions sulit dibayangkan,” kata Inzaghi.
"Anda perlu melihat keseluruhan tiga tahun ini. Kami telah mencatatkan kinerja bagus tahun ini, namun ini adalah kemenangan yang membutuhkan waktu lama," imbuhnya.
Inzaghi tiba di Inter tiga tahun lalu ketika klub memasuki krisis besar menyusul keluarnya pelatih Antonio Conte dan penjualan dua bintang Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi. Kepergian tersebut menyebabkan protes dari para penggemar Inter.
Baca juga : Jelang Derbi Milan, Simone Inzaghi Positif Covid-19
Kemampuan Inzaghi untuk beradaptasi dan cerdik dalam mencari pemain menjadi ciri khas kepemimpinannya. Dia terbiasa melakukan banyak hal dengan keterbatasan dan sangat kontras dengan Antonio Conte.
Inzaghi memilih mencari pemain yang murah. Inter bahkan sempat tidak yakin soal kiper pilihan pertama mereka menyusul kepergian Andre Onana dijual ke Manchester United.
Yann Sommer, penjaga gawang cadangan Bayern Muenchen, kemudian didatangkan dengan harga yang relatif murah. Benjamin Pavard tiba batas waktu transfer.
Pemain bebas transfer Marcus Thuram datang kemudian meniciptakan duet apik dengan Lautaro Martinez. Kehilangan Edin Dzeko dan Romelu Lukaku di lini depan hampir sepenuhnya tak berdampak besar dengan pemain-pemain baru yang masuk.
(AFP)
Inter Milan saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara fase liga Liga Champions UEFA 2025/2026 dengan 12 poin dari enam pertandingan.
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Jika menang atas Inter Milan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, itu, Arsenal akan mengunci satu tempat di peringkat delapan besar
Preview lengkap Inter Milan vs Arsenal Matchday 7 UCL 2026. Analisis taktik, kondisi skuad, dan rekor Gabriel Martinelli di San Siro.
Menurut pelatih Inter Milan Cristian Chivu, keberhasilan Arsenal saat ini adalah buah dari proses panjang dan investasi yang tepat.
AC Milan tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce pada pekan lanjutan Liga Italia, Senin (19/1) WIB.
Bianconeri kini tertahan di peringkat kelima klasemen liga domestik dengan selisih 10 poin dari puncak. Kekalahan tersebut juga menjadi yang kedua bagi Spalletti sejak menangani Juventus.
Como 1907 sukses mempermalukan Lazio 0-3 di Olimpico. Nico Paz cetak brace, Cesc Fabregas kembali pecundangi Maurizio Sarri di Serie A.
Emil Audero tampil gemilang dengan 4 penyelamatan krusial dalam laga Cremonese vs Verona yang berakhir imbang 0-0 di Serie A 2025/2026.
Simak preview Lazio vs Como di Serie A. Analisis taktik Sarri vs Fabregas, kabar pemain, dan statistik kunci. Akankah Lazio bangkit di Olimpico?
Preview lengkap Serie A antara Cremonese vs Hellas Verona. Analisis taktik, head to head, statistik kunci, dan prediksi susunan pemain.
Cek klasemen terbaru Liga Italia Serie A per 19 Januari 2026. Inter Milan memimpin, dibayangi ketat AC Milan dan Napoli. Simak selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved