Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Forum Akademisi Penggemar Sepak Bola Indonesia (FAPSI) menanggapi rencana Ketua Umum PSSI Erick Thohir menggunakan Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1. Hal itu dianggap sebagai momentum revolusi terbaik di sepak bola tanah air.
Keputusan penggunaan VAR sendiri telah disepakati PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai penyelenggara Liga 1. Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Tanah Air musim 2023/2024 rencananya digelar mulai Juli mendatang.
Ketua Umum PB FAPSI Amsori Baharuddin Syah mengatakan rencana penggunaan VAR merupakan wujud dari komitmen Erick Thohir untuk menciptakan sepak bola bersih dan berprestasi.
Baca juga: PSS Sleman Resmi Rekrut Wahyu Hamisi
Menurutnya, penggunaan VAR akan menjadi terobosan bagus untuk sepak bola Indonesia. Juga bisa mengurangi kesalahan wasit dan membantu kinerja pengadil lapangan jika ditemukan kendala dalam pertandingan.
"Sejak awal terpilih jadi Ketum PSSI, Pak Erick Thohir sudah bertekad menggunakan VAR di kompetisi liga. Tentu hal ini menjadi kabar baik bagi sepak bola Indonesia, mengingat teknologi VAR akan sangat membantu memperbaiki kualitas kompetisi sepak bola Indonesia," kata Amsori kepada wartawan, Senin (8/5).
Akademisi Universitas Nasional (Unas) itu mengatakan, jika rencana penerapan VAR ini berhasil, maka bos Inter Milan itu telah memulai babak baru sejarah sepak bola Indonesia. Sebab, selama ini, publik sangat berharap bisa melihat pertandingan yang berkualitas, sehat, dan menjunjung tinggi fair play.
Baca juga: Tunjuk Pelatih asal Brasil, Madura United akan Kembangkan Pemain Usia Muda
"Saya pikir langkah Pak Erick ini akan menjadi hal terbaik yang akan dilakukan dalam sejarah sepak bola Indonesia. Saya bisa bilang itu sebagai revolusi terbaik dalam sepak bola Indonesia," ujarnya
Dikatakan Amsori, teknologi VAR ini, meskipun harus memakan biaya yang tidak sedikit dan membutuhkan kecakapan SDM dalam operasionalnya, dapat menumbuhkan kepercayaan publik di setiap pertandingan.
"Saya yakin jika publik ditanya, pasti mayoritas mereka kurang puas terhadap hasil pertandingan apalagi jika diperlihatkan kontroversi wasit. Namun, mereka terpaksa menerimanya dan itu akan terus terjadi di pertandingan selanjutnya. Maka saya sangat mendukung VAR karena bisa membantu semua pihak, klub, pemain, wasit, dan kepercayaan publik sepak bola Indonesia," jelasnya
Amsori bersyukur Erick Thohir mau tampil memimpin PSSI dengan membawa misi melakukan revolusi sepak bola Indonesia. Hal diwujudkan dengan berbagai gebrakan dan terobosan di awal kepemimpinannya.
"Di tengah persepsi publik yang bernada minor ke PSSI saat itu serta minimnya prestasi timnas. Belum lagi ditambah sederet kasus dan tragedi kelam dalam sepak bola Indonesia, Pak Erick Thohir hadir menemukan momentumnya sebagai harapan," ungkap Amsori
"Menjawab besarnya harapan publik itu, Erick Thohir lalu melakukan jurus langkah seribu di awal masa jabatannya. Mengeluarkan gebrakan dan terobosan yang sangat visioner dan revolusioner," tambahnya
Misalnya, lanjut Amaori, pembentukan komite suporter dan infrastruktur, lalu membuat dua satgas di PSSI yang secara khusus menyoroti masalah mafia pengaturan skor dan keuangan di PSSI serta rencana penerapan VAR di pertandingan liga 1 menjadi langkah revolusioner Erick Thohir.
"Saya melihat Pak Erick ingin membuat kultur baru dalam sepak bola Indonesia dengan jargon bersih dan prestasi. Ia dorong kemudian dengan membuat instrumen komite ad-hoc dan satgas untuk memaksimalkan upayanya itu," ucapnya
Meskipun dalam pertandingan nanti berhasil menerapkan VAR, Amsori mengingatkan agar PSSI tidak melupakan pembinaan terhadap wasit dan suporter karena hal itu menjadi penunjang utama untuk mewujudkan kualitas pertandingan.
"PSSI perlu juga melakukan pendampingan psikologis kepada para wasit agar memiliki mental yang kuat ketika digoda untuk melakukan kecurangan. Juga perlu diperhatikan soal suporter, sebab itu jadi saling berhubungan," pungkasnya. (RO/Z-1)
Persija Jakarta vs Arema FC berakhir 0-2 di SUGBK. Gabriel Silva jadi pahlawan Arema dengan dua gol di menit akhir laga Liga 1.
Pemain kelahiran Zaandam, Belanda, 9 November 2004 itu diikat kontrak berdurasi 2,5 musim oleh klub berjuluk Macan Kemayoran.
PADA pertandingan Arema FC vs Persijap Jepara, wasit Aidil Azmi menganulir gol Carlos Franca. Itu membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk Arema FC di BRI Super League 2025/2026 liga 1
PERTANDINGAN Arema FC vs Persijap berakhir dengan skor 1-0 untuk Arema FC. Kini tim tersebut naik satu tingkat ke urutan 11 dalam tabel klasemen Liga 1 BRI Super League 2025/2026
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Arema FC.
Madura United gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang PSBS Biak 0-0. Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Laskar Sape Kerrap di Super League.
PELATIH Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit meski timnya berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Anfield.
ARSENAL gagal memanfaatkan kesempatan memperlebar jarak dari Manchester City di Klasemen Liga Inggris setelah ditahan imbang tanpa gol saat pertandingan Nottingham Forest vs Arsenal
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Manchester United tampil sangat berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Baru menit ke-3, Harry Maguire nyaris membawa publik Old Trafford bergemuruh.
Nottingham Forest merasa dirugikan saat kalah 1-2 dari Man City. Sean Dyche tuntut transparansi audio VAR atas gol kontroversial Rayan Cherki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved