Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Arsenal Mikel Arteta mengaku sudah lelah dengan video assistant referee atau VAR dan segala keputusan membingungkan yang kerap terjadi di Liga Inggris.
Arsenal baru saja menelan kekalahan 0-1 melawan Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates, London, Jumat (23/4) waktu setempat atau Sabtu (24/4) WIB.
Pada menit ke-53, Arsenal mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah Dani Ceballos dijegal oleh Richarlison di dalam kotak terlarang.
Namun, setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit Jonathan Moss membatalkan keputusannya itu lantaran Nicolas Pepe kedapatan lebih dulu terjebak offside dalam proses insiden tersebut.
"Segalanya terus bertumpuk-tumpuk dan cukup sudah, hari ini, sejujurnya, saya sudah cukup dengan ini semua. Kami merasakan itu
berkali-kali dan tak seorang pun memberi penjelasan," kata Arteta dalam jumpa pers pascalaga dilansir laman resmi Arsenal.
"Ketika mereka menjelaskannya, mereka cuma bilang maaf, telah terjadi kekeliruan, tetapi sayangnya itu sudah mempengaruhi banyak orang, mempengaruhi pekerjaan kami dan terutama klub ini," ujarnya menambahkan.
Arteta bersikeras bahwa dia tidak bisa menemukan alasan apapun untuk menyetujui keputusan yang ditempuh VAR dan Moss membatalkan hadiah penaltitimnya.
"Itu yang tidak bisa saya pahami dan saya sudah berkecimpung di sepak bola cukup lama, dan saya bisa menontonnya 10 kali lagi dan bila pun saya ingin menemukan kesalahan kami, saya tidak bisa menemukannya," katanya.
Kendati mengeluh lelah akan VAR, Arteta mengaku ia masih berharap bahwa sepak bola terus memanfaatkan teknologi, namun juru taktik asal Spanyol itu menekankan harus ada konsistensi.
Selain itu ia berharap orang-orang yang bertanggung jawab mengambil keputusan VAR tampil di muka umum dan memberi respon yang sepantasnya atas setiap keputusan.
"Saya pikir kita selalu bisa memanfaatkan teknologi, hanya butuh dibarengi konsistensi dan kejelasan, serta kami ingin mereka yang mengambil keputusan wajah dan responnya terlihat," katanya.
"Kami selalu menghadapi media dan harus menjelaskan alasan atas setiap langkah apapun, saya pikir itu keputusan-keputusan itu juga harus jelas dan diterangkan di muka umum,' pungkas Arteta.
Keputusan VAR membatalkan hadiah penalti Arsenal belakangan diperburuk dengan blunder kiper Bernd Leno yang membuat gol bunuh diri, menghadiahkan kemenangan bagi Everton.
Kekalahan melawan Everton membuat Arsenal tertahan di urutan kesembilan klasemen dengan koleksi 46 poin, semakin terancam sulit menembus zona kualifikasi Eropa. (Ant/OL-09)
Kemenangan di kandang Inter akan memastikan target itu tercapai sebelum laga terakhir melawan Kairat Almaty pekan depan.
Inter Milan saat ini berada di posisi keenam klasemen sementara fase liga Liga Champions UEFA 2025/2026 dengan 12 poin dari enam pertandingan.
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Jika menang atas Inter Milan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, itu, Arsenal akan mengunci satu tempat di peringkat delapan besar
Quinten Timber dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Olympique Marseille. Feyenoord siap melepas sang kapten di bursa transfer Januari 2026.
Palmeiras incar Gabriel Jesus untuk bursa transfer 2026. Simak detail minat klub Brasil ini dan posisi Arsenal terkait masa depan sang striker.
Everton raih kemenangan tandang bersejarah di Villa Park. David Moyes puji semangat juang pemain dan suporter usai Thierno Barry cetak gol tunggal.
Rekor 11 kemenangan kandang Aston Villa hancur di tangan Everton. Everton berhasil mengalahkan Aston Villa 1-0.
Everton resmi tawarkan peminjaman €20 juta untuk Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce guna mengatasi krisis gol di Liga Primer Inggris.
Everton dikabarkan incar Ben White dari Arsenal untuk atasi krisis bek kanan. Simak peluang transfer dan situasi terkini sang pemain di Emirates.
Everton harus menelan pil pahit setelah panel Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menolak banding klub untuk membatalkan kartu merah yang diterima Michael Keane.
Everton harus berjuang dengan 9 pemain di menit akhir untuk menahan imbang Wolves 1-1. Michael Keane dan Jack Grealish diusir wasit dalam laga dramatis ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved