Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
CIRI dari bangsa Jerman ialah tidak ada istilah menyerah. Bangsa ini dikenal memiliki staying power sehingga terus berjuang untuk mendapatkan hasil terbaik yang diinginkan. Dengan kekuatan itulah Jerman mampu sampai empat kali menjadi juara dunia sepak bola.
Tentu menjadi aneh apabila seorang Juergen Klopp kemudian menyerah untuk bisa mempertahankan gelar juara Liga Primer. Kekalahan 0-1 yang harus ditelan dari Brighton, Rabu malam lalu, membuat semakin jauh ketertinggalan Liverpool dalam pertarungan perebutan juara di musim ini.
"Sebagai Manajer Liverpool tentu sangat ingin klub asuhan saya menjadi juara dan kami berusaha keras untuk mencapai itu. Hanya saja, apabila ingin menjadi juara, kami harus selalu bisa tampil baik dan memenangi pertandingan. Itulah yang tidak saya bisa dapatkan sekarang ini," ujar Klopp jujur.
Kekalahan 0-1 dari Brighton di kandang sendiri membuat pelatih asal Jerman itu patah arang. "Brighton pantas menang karena mereka bermain sangat baik dan semua pemain tampil segar. Sebaliknya para pemain saya terlalu mudah kehilangan bola," jelas Klopp.
Besok malam, Liverpool kembali akan menjadi tuan rumah. Namun, lawan yang harus dihadapi ialah calon kuat juara musim ini, Manchester City. Tim asuhan Josep Guardiola itu membuat prestasi gemilang dengan meraih kemenangan dalam 13 pertandingan terakhir mereka.
"Kami akan berjuang untuk merebut tiga poin penuh. Sekarang belum bisa ditentukan siapa yang akan merebut tiga poin pada Minggu nanti. Yang pasti kami akan tampil lebih baik dan mencoba merebut kemenangan," kata pelatih yang sudah mempersembahkan juara Liga Champions dan Liga Primer untuk the Reds itu.
Benahi pertahanan
Persoalan terbesar yang dihadapi Klopp ialah bolongnya jantung pertahanan tim asuhannya. Sejak cederanya palang pintu Virgil van Dick akibat sliding brutal kiper Everton Jordan Pickford, pertahanan Liverpool menjadi limbung. Apalagi cedera juga dialami duet di center-back, Joel Matip dan Joe Gomez.
Dalam kondisi yang compang-camping, Klopp terpaksa menarik ke belakang kapten kesebelasan Jordan Herderson dan Fabinho.
Turun ke bawahnya dua gelandang andalan itu membuat lapangan tengah menjadi tidak optimal. Akibatnya, Liverpool bukan hanya lemah di belakang. Daya gedor mereka pun kehilangan kekuatan.
Keadaan yang dihadapi Klopp sekarang ini pernah dialami Bayern Muenchen di Bundesliga 2019. Pelatih Hans-Dieter Flick pernah dipusingkan oleh cederanya Nicklas Sule dan larangan tampil karena kartu merah Jerome Boateng. Namun, Flick berhasil melakukan eksperimen dengan menduetkan Javi Martinez dan David Alaba di posisi center-back. Alaba bahkan sampai sekarang menjadi center-back andalan Muenchen. Adapun posisi Alaba di bek kiri diisi pemain muda penuh harapan Alphonso Davies.
Klopp mencoba melakukan penyelamatan dengan meminjam Ozan Kabak dari Schalke dan menarik Ben Davies dari Tottenham Hotspur. Proses transfer sudah selesai dan keduanya sudah bisa diturunkan pada pertandingan besok malam.
Kehadiran Kabak sangat berarti bagi Liverpool karena bisa menutup kelemahan yang ada di jantung pertahanan. Pemain asal Turki berusia 20 tahun ini bisa menjadi pendamping Fabinho untuk mematahkan serangan para pemain City yang masuk dari lapangan tengah.
Gabriel Jesus yang menjadi andalan City harus dikawal pemain dengan karakter bertahan kuat. Tinggal selanjutnya bagaimana bek sayap Trent Alexander Arnold dan Andrew Robertson mengendalikan dua penyerang sayap lawan, Raheem Sterling dan Riyad Mahrez ataupun Phil Foden.
Kehadiran Kabak memungkinkan Klopp untuk mendorong kembali Henderson menjadi jangkar di lapangan tengah. Apabila Henderson kembali pada karakternya yang pandai mengambil posisi dan tanpa kompromi, bukan hanya gegenpressing Klopp yang bisa berjalan lagi, alur serangan pun menjadi kembali hidup.
Georginio Wijnaldum pun bisa lebih berkonsentrasi untuk menopang trio Firmansah, Roberto Firmino-Sadio Mane-Mohamed Salah, mengancam gawang Ederson Moraes. Tinggal siapa yang kemudian akan dipilih Klopp sebagai pemain ketiga di tengah, apakah akan mengandalkan pemain yang visioner Thiago Alcantara atau pekerja keras seperti James Milner atau Xherdan Shaqiri.
Liverpool selalu tampil bagus ketika berhadapan dengan klub besar. Pekan lalu mereka mampu menjinakkan Spurs di Stadion Tottenham Hotspur dengan kemenangan telak 3-1.
Lewati masa sulit
Manchester City sedang berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Mereka sudah benar-benar keluar dari situasi krisis, khususnya setelah terguncang kasus rekayasa keuangan yang membuat mereka terancam tidak boleh tampil di Liga Champions dan infeksi covid-19. Kemenangan ke-13 yang diraih atas Burnley merupakan bukti bahwa Pep Guardiola sudah menemukan kembali komposisi terbaiknya.
Absen panjangnya playmaker Kevin de Bruyne akibat cedera tidak menurunkan kualitas tim. Ilkay Guendogan dan Bernando Silva mampu bahu-membahu untuk menggalang kekuatan di lapangan tengah. Mereka mampu membuat lapangan tengah City tetap kukuh.
Rodrigo Hernandez memainkan peran yang efektif untuk menjadi jangkar yang menjaga keseimbangan. Pemain berusia 24 tahun itu selalu ada di dekat permainan. Kalaupun harus melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran akibat jadwal kompetisi yang ketat, Guardiola memiliki pemain kawakan Fernandinho.
City bisa fokus untuk menekan lawan karena memiliki barisan pertahanan yang solid. John Stones, yang sempat lebih banyak dibangkucadangkan, sudah menemukan kembali permainan terbaik seperti ketika menjadi andalan Inggris di Piala Dunia 2018.
Bersama Ruben Dias yang menjadi partner mengawal jantung pertahanan, Stones membuat kiper Ederson bisa tenang mengawal gawangnya. Hingga 21 pertandingan yang dimainkan, City baru kebobolan 13 gol sehingga menjadi klub yang paling jarang kemasukan.
Guardiola kini lebih percaya dengan barisan pertahanan karena memiliki Joao Cancelo yang bisa ditempatkan sama baiknya sebagai bek kiri maupun bek kanan. Pemain asal Portugal itu bisa dipasangkan dengan Kyle Walker maupun Aymeric Laporte.
Kelebihan yang dimiliki empat pemain belakang City ialah kemampuan untuk juga mencetak gol. Apabila barisan penyerang menghadapi kebuntuan menembus gawang lawan, baik Cancelo, Laporte, maupun Stones bisa tampil sebagai penentu kemenangan.
Dengan pola 4-3-3 yang sama-sama dikembangkan oleh kedua tim, pertandingan besok malam menarik untuk ditunggu. Kedua tim akan bermain terbuka dan saling keluar menyerang untuk memenangi pertandingan.
Liverpool harus mampu mengembalikan gegenpressing yang menjadi kekuatan mereka apabila ingin meraih tiga poin penuh. Kegagalan untuk menekan pemain City akan membuat tim tamu leluasa untuk mengembangkan permainan mereka. City akan sangat berbahaya apabila diberi ruang untuk memainkan bola.
Kemampuan untuk bisa mencuri gol di awal pertandingan akan menjadi penentu siapa yang akhirnya bisa memenangi pertandingan. Liverpool harus bisa memenangi pertandingan apabila masih ingin menghidupkan peluang mereka untuk mempertahankan gelar juara.
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Berbekal kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool di laga leg pertama 16 besar Liga Champions, Galatasaray berada di posisi yang cukup menguntungkan.
Arne Slot menyoroti kegagalan Liverpool mengonversi peluang di awal laga yang justru berujung pada gol tunggal Galatasaray melalui skema bola mati pada menit ketujuh.
Melawat ke markas Galatasaray dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3), Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Liverpool dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan penyerang sayap Al-Ittihad, Moussa Diaby, guna memboyongnya kembali ke Liga Primer Inggris.
Preview leg 1 babak 16 besar UCL antara Galatasaray vs Liverpool di RAMS Park. Cek prediksi line-up, H2H, dan jadwal siaran langsung.
Real Madrid bantai Manchester City 3-0 di Bernabeu. Hat-trick Federico Valverde bungkam taktik menyerang Pep Guardiola di leg 1 Liga Champions 2026.
DOMINASI klub-klub Liga Inggris di mendapat ujian berat lantaran hasil buruk pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Semua tim Inggris gagal meraih kemenangan di leg pertama
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan timnya bukan underdog setelah menundukkan Manchester City 3-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu.
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Tampil fenomenal di hadapan publik sendiri, Federico Valverde hanya membutuhkan waktu sekitar 22 menit di babak pertama untuk mengunci kemenangan Real Madrid.
Profil lengkap Federico Valverde, kapten Real Madrid yang mencetak hat-trick bersejarah ke gawang Manchester City di 16 besar Liga Champions 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved