Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Southampton Ralph Hasenhuettl meneteskan air mata kegembiraan dan berlutut saat peluit akhir setelah Danny Ings membuat The Saints secara mengejutkan menang 1-0 atas juara bertahan Liga Primer Inggris Liverpool, Selasa (5/1) dini hari WIB.
Perayaan emosional pelatih asal Austria itu mungkin membuat beberapa penggemar berpikir Southampton baru saja mengamankan gelar Liga Primer Inggris.
Namun, kemenangan atas Liverpool adalah kejadian langka bagi The Saints dan pantas dirayakan Hasenhuettl yang mengambil alih klub itu pada 2018 itu.
Baca juga: Liverpool Tersandung di Markas Southampton
"Ada air mata di mata saya - karena angin!" kata Hasenhuettl bercanda kepada BBC Sport.
"Ketika Anda melihat tim kami berjuang dengan semua yang mereka miliki, itu membuat saya sangat bangga. Anda harus memiliki permainan yang sempurna untuk melawan Liverpool dan saya pikir kami memang memiliki itu," lanjutnya.
Tim asuhan Hasenhuettl dipaksa bertahan dalam waktu lama di babak kedua dan dia mengakui timnya harus bekerja keras saat tambahan waktu hingga akhirnya mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.
"Rasanya kami berada di bawah tekanan besar dan pertahanan di sekitar kotak penalti adalah kuncinya hari ini, kemudian tetap mencoba dan bermain tenang. Kami melakukannya dengan cara yang baik," katanya.
Sebaliknya, dari pihak Liverpool, pelatih Juergen Klopp merasa sangat frustrasi setelah trio penyerang Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane gagal mencetak gol meski mendominasi penguasaan bola di babak kedua.
"Apa yang mengecewakan? Berapa lama waktu yang kita punya?" katanya kepada BBC. "Di awal, jelas, bukan hanya soal gol tapi awal secara umum. Selamat untuk Southampton, mereka pantas mendapatkannya."
Pelatih asal Jerman berusia 53 tahun itu mengatakan timnya tahu apa yang diharapkan dari Southampton, namun timnya terjebak di awal pertandingan tidak bisa mengembalikan ke permainan terbaik.
"Di awal, bagaimana kami bermain, di mana kami kehilangan bola - ini bukan ilmu roket. Kami seharusnya melakukan lebih baik. Kami bermain di
tangan mereka dari awal," katanya.
"Mereka adalah para pemain yang luar biasa, tetapi mereka tidak siap sejak awal," pungkas Klopp. (Ant/OL-1)
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Berbekal kemenangan tipis 1-0 atas Liverpool di laga leg pertama 16 besar Liga Champions, Galatasaray berada di posisi yang cukup menguntungkan.
Arne Slot menyoroti kegagalan Liverpool mengonversi peluang di awal laga yang justru berujung pada gol tunggal Galatasaray melalui skema bola mati pada menit ketujuh.
Melawat ke markas Galatasaray dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3), Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 1-0.
Liverpool dilaporkan telah menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan penyerang sayap Al-Ittihad, Moussa Diaby, guna memboyongnya kembali ke Liga Primer Inggris.
Preview leg 1 babak 16 besar UCL antara Galatasaray vs Liverpool di RAMS Park. Cek prediksi line-up, H2H, dan jadwal siaran langsung.
Kemenangan atas Fulham membawa Southampton melaju ke babak perempat final Piala FA.
Preview lengkap Fulham vs Southampton di putaran ke-5 Piala FA 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Craven Cottage.
Gol sundulan James Bree di masa perpanjangan waktu memastikan kemenangan Southampton atas Leicester City sekaligus memperpanjang napas The Saints di Piala FA.
Hugo Ekitike memastikan Liverpool menang 2-1 atas Southampton di putaran ketiga Piala Liga, Rabu (24/9) dini hari WIB, namun kemudian diusir wasit akibat selebrasinya.
Southampton menang telak 3-0 atas sesama klub Divisi Championship Norwich City di laga putaran kedua Piala Liga.
Everton menyelesaikan transfer Tyler Dibling dari Southampton dengan kontrak empat tahun hingga Juni 2029
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved