Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Juventus sukses melenggang ke babak final Coppa Italia setelah bermain imbang 0-0 melawan AC Milan pada leg kedua semi-final, Sabtu (13/6) dini hari WIB. Ini adalah laga perdana bagi sepak bola Italia setelah ditunda tiga bulan imbas pandemi covid-19.
Juventus lolos ke final berkat mengantongi gol tendang saat leg pertama yang berakhir imbang 1-1, meski tampil di bawah performa melawan Milan yang harus bermain 10 orang selama 73 menit.
Ante Rebic diusir wasit pada menit ke-17 setelah mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai badan Danilo.
Semenit sebelumnya, Juventus juga berpeluang mencetak gol. Namun, peluang emas dari titik putih gagal dikonversi Cristiano Ronaldo menjadi gol.
Baca juga: Dua Gol Olmo Bawa Leipzig Kembali ke Jalur Kemenangan
Pelatih Juventus Maurizio Sarri menilai Allianz Arena yang hening dari dukungan para penggemar membuat anak asuhnya tampil di bawah performa. Juventus sempat menguasai laga hingga pertengahan babak pertama, tapi setelah itu tensi permainan cenderung monoton dan aliran bola Juventus mandek.
"Saya kaget sekaligus puas pada 30 menit karena kami mengalirkan bola dengan cepat, bahkan sebelum kartu merah. Namun, setelahnya tempo kami mulai pelan. Intensitas dan determinasi kami berkurang, tapi itu adalah risiko bermain di stadion yang kosong," ujar Sarri kepada Rai Sport, dilansir dari Football Italia.
Meski bermain kurang menjanjikan, Sarri mengaku tetap memuji anak asuhnya yang tak membiarkan pemain Milan menciptakan peluang berbahaya yang mengancam gawang Gianluigi Buffon.
Ia mengatakan anak asuhnya mengalami situasi yang berbeda dengan pramusim. Menurut Sarri, skuadnya telah mengalami masa sulit dalam tiga bulan, sehingga mental dan fisik anak asuhnya belum sepenuhnya fit 100%. (OL-14)
Pelatih Galatasaray Okan Buruk menyebut kemenangan telak atas Juventus pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions sebagai momen bersejarah bagi timnya.
Kemenangan 5-2 Galatasaray atas Juventus memecahkan berbagai rekor bersejarah. Mulai dari rekor Noa Lang hingga dominasi absolut atas wakil Italia di Istanbul.
Pelatih Galatasaray, Okan Buruk, bongkar rahasia kemenangan telak atas Juventus di Liga Champions. Simak instruksi ruang ganti yang ubah ketertinggalan jadi pesta gol.
Bek Juventus Pierre Kalulu bicara blak-blakan usai kekalahan memilukan dari Galatasaray. Ia menuntut tim bangkit dan menanggapi permintaan maaf bintang Inter, Bastoni.
Galatasaray tampil perkasa saat melibas Juventus. Noa Lang cetak brace, sementara Sacha Boey dan Baris Alper Yilmaz puji taktik jitu pelatih Okan Buruk.
Teun Koopmeiners mencetak brace perdana di Liga Champions, namun Juventus justru dibantai 5-2 oleh Galatasaray.
Preview bola AC Milan vs Como Serie A 2026. Simak prediksi skor, head to head, dan kondisi pemain jelang laga krusial di San Siro.
AC Milan harus bersusah payah untuk membawa pulang poin penuh saat bertandang ke markas Pisa dalam lanjutan pekan ke-25 Serie A, Sabtu (14/2).
AC Milan mengamankan posisinya di peringkat kedua klasemen Serie A usai menundukkan juru kunci Pisa, Sabtu (14/2) dini hari WIB. Laga Pisa vs AC Milan berakhir dengan skor 1-2.
Luka Modric dan Ruben Loftus-Cheek membawa AC Milan menang tipis atas Pisa. Simak komentar Modric soal persaingan Scudetto dan rekor bersejarahnya.
Max Allegri puji peran vital Luka Modric dalam kemenangan 2-1 AC Milan atas Pisa. Pelatih Rossoneri ini sebut semua pemain harus belajar dari Modric.
AC Milan sukses mencuri tiga poin di markas Pisa dengan skor 2-1. Meski diwarnai penalti gagal dan kartu merah, gol Luka Modric jadi penentu kemenangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved