Jumat 07 Agustus 2020, 05:08 WIB

Panas Ekstrem Tingkatkan Serangan Jantung

Van/DailyMail/X-7 | Sela
Panas Ekstrem Tingkatkan Serangan Jantung

Duta
Ilustrasi

 

TIM peneliti yang terdiri atas 30 ilmuwan di The Climate Impact Lab memperingatkan ancaman panas ekstrem akibat pemanas an glo-bal lebih mematikan jika dibandingkan dengan penyakit menular, seperti HIV/AIDS, malaria, dan demam kuning (yellow fever) pada 2100.

Saat dunia berjuang memerangi covid-19, para peneliti itu justru memperingatkan bahwa pemanasan global lebih banyak membunuh orang. Menurut mereka, gelombang panas dapat membunuh 73/100.000 orang pada 2100.

Dalam penelitian itu, para ilmuwan mengumpulkan 399 juta catatan kematian dari 41 negara. Hasilnya, jumlah kematian terbesar disebabkan dampak panas tidak langsung, yakni terhadap penderita jantung.

Panas dapat meningkatkan risiko serangan jantung bagi me-reka yang memiliki masalah kardiovaskular.Ketika penderita jantung terpapar panas ekstrem, tubuh mereka mulai memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh.

Dengan melalui studi itu, para peneliti menemukan bahwa hanya satu ton karbon dioksida yang dikeluarkan menyebabkan kerugian dunia sebesar US$36,60. Sementara itu, puluhan miliar ton CO2 diemisikan per tahun. (Van/DailyMail/X-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Berenang Di Masa Pandemi Aman kah?

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 02 Mei 2021, 06:05 WIB
Hingga hari ini belum ada laporan maupun penelitian yang mampu memberikan bukti mengenai adanya penularan virus covid melalui media air...
MI/Duta

Singa Laut Jadi Prioritas

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 15 Januari 2021, 03:50 WIB
DUNEDIN, kota terbesar kedua setelah Christchurch, di pulau selatan, Selandia Baru, menutup jalan populer John Wilson Drive selama...
Dok. MI

Masker Sekali Pakai Ancam Satwa Liar

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 13 Januari 2021, 05:00 WIB
Di Malaysia misalnya, monyet terlihat mengunyah tali dari masker lama yang dibuang di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya