Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Ilustrasi: Yopi Cahyono
Kokoh karang di bibir pantai
gelombang terhempas badai
pohon kelapa melambai-lambai
rasa ini baru saja usai
Lewat lagu aku bercerita
kepada kawan yang tak ada
lewat doa aku bermantra
kepada Tuhan yang berkuasa
rasa ini tak tergantikan jua
Bertahta gagah di istana megah
rasa yang pernah ada kini tinggal kisah
epos tak pernah usai meski waktu terus berubah
2022
Kata pejuang; rumah terindah itu kampung halaman
kata orang; rumah paling nyaman ialah keluarga
tapi ini bukan tentang bangunan melainkan tempat
yang sejak lama aku rindukan untuk pulang
Banyak hati menangis di bawah rembulan
meratapi nasib yang tak sejalan dengan
angan-angan yang tak pernah ada
Entah ke mana aku harus pulang
kembali melepas kangen
yang sudah lama terpendam
rindu memang tak pernah ada obatnya
Mungkin ini suratan takdir atau hanya saja
aku tak pernah bersyukur atas apa yang ada
2022
Kata anak rimba; hadirmu musibah hutanku
kata anak kantor; hadirmu penyelamatku
kataku; kamu hanyalah kertas usang
yang tak pernah bisa kuubah
Coretan tinta kecil melumuri badan
padamu aku mengutarakan cerita
sepanjang malam di bawah rembulan
Sajak-sajak kalam berjejer rapi
menemaniku menghabiskan waktu
mungkin jika kamu dapat bercerita
maka aku akan berteriak meratapi keadilan
Lewat kertas kau mengajariku arti kehidupan,
betapa pentingnya menjagamu
sekali tergores tak akan pernah bisa kuhapus lagi
2022
Hijau negeriku karenamu
sejuk desaku karenamu
panas negeriku karenamu
Kata orang; dekapmu anugerah
menjagamu berkah, merusakmu musibah
tapi mengapa banyak orang lebih baik kehilanganmu
daripada menihilkan hartamu?
mungkin inilah akhir kehidupan
Lewat bencana kau teriakkan keadilan
lewat udara kau berikan kehangatan
lewat air kau suguhkan kehidupan
2022
Gelap malam menyelimuti kota
ada cahaya kecil di ujung lorong
harapan ada walau sesekali saja
Hujan rintin membasahi jalanan
saat aku mengayuh motor buntutku
gelap sang malam tak menghalaiku
untuk tiba segera di rumahmu
Seberkah senyum manis
seakan menghangatkan tubuhku
dikala rindu menyapa,
mungkin takdir tak berpihak padaku
tapi kuyakin hadirmu jadi penyemangat
Lewat doa aku memelukmu
lewat rasa aku mencintaimu
lewat usaha aku memperjuangkanmu
2022
Berawal dari biji kopi pilihan
kau ada karena tangan dingin ayah
penantian dalam dinginnya embun
menemani hadirmu dalam kehangatan pagi
Warna hijau mudamu tertata rapi
bagaikan barisan tentara ibu pertiwi
coklat media tanammu menyatu dengan alam
di bawah putihnya rumah hijau
Kau memang terlihat mungil
tapi mampu menipu setiap mata
aku bahagia melihatmu ada
2022
Lewat udara kau berikan kehangatan dan lewat air kau suguhkan kehidupan.
Aku pahlawan keluarga
setiap pagi kutenteng cangkul pergi ke lahan
merawatmu bukanlah paksaan
tapi melihatmu tumbuh subur adalah impian
Pagi menjadi siang, siang menjelma sore,
dan sore berganti malam
begitu pun seterusnya
Seribu purnama menanti hadirmu dalam hidupku
dari tunas muda dirawat hingga tumbuh subur
Sepanjang mata memandang kau ada
selalu memanjakan mata
lewat hijau daunmu dan merah bijimu
mewangi harum aromamu
putih bersih bungamu
Akulah sang petani kopi
2022
Semerbak wangi harum bungamu
putih bersih warnamu, sungguh
ciri khas tersendiri bunga kopi sepertimu
Sembilan purnama lagi penantianku
menunggu yang tak kan pernah sia-sia
bunga putihmu saling berganti menjadi biji kopi
hijau bijimu menyatu dengan daun lebarmu
Dingin lembah gunung
tak menghalangi langkah kaki merawatmu
Sekian lama penantian
kini datang waktunya, kau berubah
menjadi biji merah kopi terbaik
Jari-jari lentik berhati-hati
memetik dan mengambilmu
demi secangkir kopi pilihan
2022
Hujan membasahi ujung lorong taman kota
dua sejoli duduk saling bertatapan di tepi tembok tua
menanti secangkir kopi kesukaan mereka
Hitam pekat tertuang di lengkung cangkir
melambangkan jiwa yang sedang tak baik
cokelat putih menghiasi langit-langit berbusa
melambangkan jejak warna kehidupan
Entah berapa lama dua sejoli itu saling bertukar cerita
lewat kopi mengekspresikan diri merekal;
senyum, suntuk, sedih, dan bahagia
terpancar dari wajah masing-masing
Entah masalah apa yang menyelimuti mereka;
percintaan, keuangan, tugas perkuliahan, atau persahabatan
yang pasti mereka sedang tidak baik-baik saja
Berharap ada solusi di setiap secangkir kopi
mencari inspirasi tapi sampai kapan ini terjadi?
hanya Tuhan maha mengetahui semua ini
2022
Berawal dari biji kopi terbaik
ayahku setia merawatmu
di rumah hijau sederhana kau tumbuh
tunas menjadi bibit kopi pilihan
Dengan letih keringat menetes di wajah ayah
kau tumbuh di lereng-lereng bukit seloparang
tanpa rasa lelah dan takut
kau dirawat penuh kasih sayang
Lima tahun ayah merawat dari biji
sampai tumbuh bunga molek bermekaran
semerbak mewangi, harum bungamu,
dan memikat hati kumbang beterbangan
Panen raya menjadi momentum
yang membahagiakan bagi ayah
karena petik merah bisa dilakukannya
lewat kesempatan itu biji-biji terbaik dipanen
Luas halaman rumah kami
berubah seketika menjadi lautan kopi pilihan
mesin penggiling siap menanti biji kopi terbaik,
menghancurkannya menjadi serbuk hitam
yang banyak dicari orang-orang di desa dan kota
Secangkir kopi terbaik siap diseduh
terima kasih ayah atas jasamu
kopi terbaik kuseruput sudah
2022
Satu kata berjuta makna
terdiri dari empat huruf; K. O. P. I.
K - kehangatan tercipta darinya
secangkir kopi membuat suasana
menjadi berwarna, dari sedih sampai bahagia
hadir lewat suguhan kopi
O - orang mencarinya walau sampai ke pelosok
karna alam yang asri menghasilkan kopi terbaik
hadir dari desa, tanpa ada campuran kimia
karna petani organik cinta pada alamnya
hutan nan subur menghasilkan biji-biji terbaik
P - pagi adalah waktu terbaik untuk menyeduhnya
karna awal yang baik butuh inspirasi yang terbaik
kopi sumber inspirasi menemani kerja dengan senang hati
I - indahnya hari-hariku penuh inspirasi
dari secangkir kopi sumber imajinasi
menjadi karya penuh inovasi dan kreasi
2022
Baca juga: Sajak-sajak Fahira Rayhani
Baca juga: Sajak-sajak Yoga Zulkarnain
Baca juga: Penyair Riau Raih Lomba Cipta Puisi Kopi
Moh Ainul Yaqin, mahasiswa, lahir di Kediri, Jawa Timur, 3 Mei 1999. Sedang menekuni dunia tulis-menulis puisi. Sajak-sajak di sini merupakan karya yang terangkum dalam 50 peserta pilihan kurator pada Lomba Cipta Puisi dalam rangka Festival Pesona Kopi Agroforestry 2022. Lomba ini diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bekerjasama dengan Media Indonesia. Kini, tercatat sebagai mahasiwa program studi S1 Manajemen, Universitas Kahuripan Kediri. (SK-1)
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
KKN tematik ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial.
Ketidakjelasan ini disebut menyebabkan warga negara tidak dapat memprediksi secara rasional apakah kritik atau pendapatnya dapat dipidana.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved