Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Ilustrasi: Pavel Starostin
Serupa petir melintasi batas langit;
"Aku lihat kamu dengan orang lain.
Murah hati, tapi
mudah tersulut amarah..."
Pergi,
pergi,
dan pergi berteman dendam.
Aku masih menantimu, sayang
singkirkanlah gemuruh di jiwa.
Jika petir tak menyambarku
maka guntur kelak tiba kemudian.
Cemeti malaikat bagiku teman baik.
1920
Ini malam aku menghitung dan membuang
segenggam uang logam merah dan putih
mengulurkan tangan dari jendela
lalu membagikan kartu kuning.
Aku menyusuri jalan raya dan alun-alun
melihat langit biru dari gedung-gedung
mengantongi luka yang mengering
lampu-lampu menerangi langkahku.
Kulihat kucing-kucing liar berkerumun
di depan pintu yang melengkung
semua orang ingin menangkap
canda dan tawa terdengar jelas.
Kini aku rasa kucing mencakar jubahku,
memupuk senyum ranum mata penakut
kaleng-kaleng berbunyi, orang-orang tertawa,
bulu-bulu burung pun berjatuhan di dahi.
1912
Aku datang ke salon
berbicara sopan ke tukang cukur:
"Tolong pangkas pendek di sisi telinga."
Ia mencukur rapih rambutku,
sedang wajahnya terentang bak buah pir.
"Gila!
Darah!"
Ia berteriak keras di samping telingaku.
Mengucapkan sumpah serapah
dan mencicit bibir sendiri.
Lama sekali
kudengar seseorang terkekeh di kerumunan
ada nyawa tercabut seperti lobak tua.
1913
Kata-kata senantiasa bergerak maju melampaui ribuan tahun jutaan hati.
Hempaskanlah!
Aku tak akan mati.
Mengapa kau berjalan-jalan di sekitar benteng?
Apa tidak malu untuk percaya kepada absurditas?
Bagai perayaan hari ulang tahun seorang bocah diarak dalam karnaval,
mendapatinya dalam sesi pemotretan dan perekaman suara
sedang kau sendiri duduk di benteng seperti katak;
melompat keluar dan menghindari mortir.
Suara mengalun tinggi seperti hantaman meriam.
Aku mendapati sepasang masker gas,
namun bagiku cuma permainan lelucon belaka.
Tengoklah!
Roket diluncurkan demi mengukur jarak langit.
Begitu indah kefanaan
mengendap di awan pekat!
Ah, jangan pernah kau berkata;
"Luka sudah mengucurkan darah."
Itu sesungguhnya liar!
Orang-orang pilihan selalu ada
untuk dimarahi dan disajikan bau anyelir.
Bagaimana yang lain?
Otak kita tidak pernah dimengerti
dan tidak bisa dikendalikan;
saat tembakan meriam melewati leherku.
Jika kau enggan menciumku, mengapa kemudian
lenganku melilit ke lehermu?
Tidak ada yang tewas!
Aku tidak bisa berdiri,
cuma merangkak dari Seine ke Rhine.
Absurditas bermekaran,
bagai dedaunan menguning takjub di pemakaman.
Jangan membunuh,
jangan,
jangan!
Orang mati kelak bangkit–
seperti sediakala kita tersenyum
memberitahu kabar ke setiap kekasih
apa yang lucu dan eksentrik sebagai tuan rumah.
Mereka berkata; tidak ada peluru meriam,
tidak ada lahan tambang, dan tentu saja tidak ada benteng!
Hanya perayaan hari ulang tahun seorang bocah dihadiri banyak pengunjung.
Seberapa megah absurditas itu?
1915
Untukmu yang hidup dalam kemewahan,
memiliki kamar mandi dan air panas!
Apakah kau tak malu membaca berita
pengembaraan George di surat kabar?
Apakah kau tahu; banyak orang tak kompeten,
namun pikiran mereka waras saat mabuk.
Mungkin seperti Letnan Petrov
yang kakinya terkena bom?
Jika seseorang dipapah ke tempat pembantaian,
lalu tiba-tiba kau melihat ia dilukai;
Apa yang akan kau rasakan?
Bagaimana jika bibirmu tersayat pisau?
Mari senandungkan tembang utara.
Kau mencintai seorang perempuan piring
Apakah siap memberi hidupmu tuk menemaninya?
Aku lebih suka; menyediakan dan
melayani jus nanas bagi tetamu di bar!
1915
Puisi ialah radium yang sama
dalam tautan gram dan tahun kerja.
Setiap kita pernah melecehkan satu kata
demi menyemai seribu ton biji kata kerja.
Kita mendesis pada pembakaran kata-kata
di samping ikut menguras kata baku.
Kata-kata senantiasa bergerak maju
melampaui ribuan tahun jutaan hati.
1914
Bacaan rujukan
¹ Vladimir Mayakovsky. Forever wounded by love. Moscow: Eksmo-Press, 1998.
² Vladimir Mayakovsky. Lyrics. Moscow: Fiction, 1967.
Vladimir Vladimirovich Mayakovsky, penyair Rusia dan Uni Soviet, lahir di Baghdadi, Georgia, 7 Juli 1893 — wafat di Moskwa, Rusia, 14 April 1930. Mayakovsky mula-mulai tidak mulai menulis puisi, namun melukis. Ketenaran penyair datang kepadanya setelah bertemu dengan kelompok avant-gardists. Penyair Ukraina David Burliuk (1882-1967) secara antusias bertemu dan bersentuhan langsung dengan karya-karya pertama penulis muda tersebut. Mayakovsky bekerja di banyak asosiasi kreatif. Dia juga menulis untuk sejumlah surat kabar, menerbitkan majalah, membuat film, memproduksi drama, dan menggelar pertunjukan bersama kaum avant-gardists. Puisi-puisi di Sajak Kofe diterjemahkan dari bahasa Rusia ke dalam bahasa Indonesia oleh Iwan Jaconiah, penyair, editor puisi Media Indonesia, dan penulis buku kumpulan puisi Hoi!, sebuah kisah tentang diaspora Indonesia di Rusia. (SK-1)
Puisi “Perempuan dan Tubuhnya” karya Akromah Zonic menyoroti objektifikasi, pengawasan sosial, dan nilai tubuh perempuan melalui lirik reflektif yang kuat dan menyentuh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
Kontribusi Chairil Anwar lewat puisi tersohor seperti Aku, Doa, dan Derai-Derai Cemara menjadikannya simbol perlawanan dan kebebasan berpikir.
Falcon Pictures ingin menghadirkan kembali sosok Chairil bukan hanya sebagai sastrawan, tetapi sebagai manusia yang mencintai, memberontak, dan hidup sepenuh tenaga.
Pelatihan daring ini diikuti ratusan sekolah peserta Festival Literasi Kutai Timur #1. Para siswa dan guru mengadakan nonton bareng di sekolah masing-masing.
Dilengkapi layanan chat multibahasa, Sahabat-AI mampu memahami nuansa bahasa, merangkai kata, dan menghasilkan karya sastra dalam bahasa lokal.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved