Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RAMADAN 1446 H telah memasuki fase paling istimewa, 10 malam terakhir saat Lailatul Qadar dinanti, malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Pada momentum tersebut, seluruh ibadah terasa istimewa, termasuk wakaf.
Wakaf menjadi ibadah yang akan melipatgandakan pahala kebaikan yang tak akan terputus. Raih pahala abadi di momentum ini dengan berwakaf di malam yang lebih berharga dari 83 tahun ibadah.
Apa saja keistimewaan dan keutamaan wakaf, terutama saat malam lailatul qadar? Berikut pemaparannya.
Tahan pokoknya, alirkan manfaatnya. Prinsip wakaf ini menjadi landasan bahwa wakaf bukan sekadar sedekah biasa. Ini adalah sedekah jariyah yang menjadi investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir selagi manfaatnya dirasakan umat, apalagi jika dilakukan di malam Lailatul Qadar, saat kebaikan dilipatgandakan bak malam seribu bulan.
Rasulullah SAW gemar sekali bersedekah di bulan Ramadan karena keutamannya akan mendekatkan diri kepada Allah. Bulan Ramadan ini menjadi ladang emas untuk meningkatkan dan memperbaiki iman, meningkatkan amal kebaikan.
Punya kaveling atau hunian mewah merupakan impian bagi banyak orang. Hidup tidak susah, dekat dengan akses manapun, hingga merasakan privilej aset. Baik kecil atau besar, rumah merupakan tempat kembali dan berlindung.
"Barang siapa membangun masjid karena Allah (meskipun hanya) sebesar sarang burung atau yang lebih kecil darinya, niscaya Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga." (HR Ibnu Majah (I/244 No. 738) Al-Baihaqi, Al Bazzar dan Ibnu Hibban).
Di tengah hiruk pikuk dunia, pernahkah tersirat untuk membangun rumah di surga dengan amal baik? Sesungguhnya Allah memberikan karunia di muka bumi supaya manusia saling berbagi kepada sesamanya, salah satunya dengan wakaf. Manfaat barang wakaf yang mengalir kekal hingga akhirat ibarat sedang menanam investasi untuk punya hunian terbaik di sisi Allah.
Wakaf memiliki manfaat yang sangat panjang dan tidak terputus hingga generasi mendatang. Maka dari itu, wakaf disebut amal jariyah karena manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak generasi.
Rasulullah SAW bersabda, "Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR Muslim).
Pahala wakif (orang yang mewakafkan harta) selalu datang, meskipun telah tiada. Dibandingkan dengan sedekah dan hibah, wakaf merupakan ibadah yang tidak pernah habis.
Selain itu, harta benda wakaf tetap utuh dan terjamin kelangsungannya karena tidak bisa berpindah tangan. Pahalanya abadi dengan kebermanfaatan yang luas dan terus menerus.
Meskipun sedekah tidak mengenal bulan, akan tetapi Ramadan memiliki keistimewaan yang tidak akan ditemukan di bulan lain. Momentum obral pahala di bulan mulia ini sebesar-besarnya. Tidak ada diskon, hanya tumpukan pahala agar manusia berlomba-lomba dalam kebaikan.
Rasulullah SAW merupakan orang paling dermawan. Ibnu Abbas RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW menjadi lebih dermawan lagi saat Ramadan.
Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Beliau lebih dermawan lagi pada Ramadan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur'an. Dan, kedermawanan Rasulullah SAW melebihi angin yang berembus. (HR Bukhari Nomor 6).
Wakaf majukan masyarakat dengan kebaikan yang tiada batas luasnya. Tanamlah ribuan benih kebaikan dengan sedekah abadi di jalan Allah, terutama di bulan Ramadan.
Janji Allah merupakan hal pasti. Allah menjanjikan pahala naik berlipat ganda hingga 700 kali lipat untuk setiap ibadah di bulan Ramadan, termasuk wakaf. Nafkah yang dikeluarkan seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh benih dan setiap benih mengandung 100 biji.
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki Dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS Al-Baqarah 261).
Itulah lima keutamaan dan keistimewaan wakaf. Bagaimana, pahala berlipat yang kita dambakan bukan? Yuk, ciptakan semangat beribadah di bulan Ramadan dengan wakaf untuk pembangunan masjid pelosok negeri di berbagai daerah Indonesia.
Selain berwakaf untuk diri sendiri, berikan bakti terbaik untuk orangtua dengan berwakaf atas nama mereka. Kado wakaf untuk orangtua akan terus mengalirkan pahala jariyah yang penuh berkah. Kebaikan wakaf pun akan menghadirkan Ramadan bermakna bagi penerima manfaat. Lipat gandakan pahala wakafmu di Lailatul Qadar Sekarang. (I-2)
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved