Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Luncurkan Wakaf dan Sedekah Energi, Umat Muslim Indonesia Perkuat Aksi Iklim Berbasis Ekoteologi

Basuki Eka Purnama
05/3/2026 08:47
Luncurkan Wakaf dan Sedekah Energi, Umat Muslim Indonesia Perkuat Aksi Iklim Berbasis Ekoteologi
Dari kiri ke kanan: Direktur Program Mosaic Aldy Permana, Direktur Pemberdayaan Zakat Wakaf Kemenag Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghafur, M.Ag, dan Ketua YPI Al Azhar Dr. H. Zahrudin Sulthani, M.A. meninjau panel surya yang digunakan di masjid dalam program S(MI/HO)

MASJID kini tidak lagi sekadar menjadi tempat ibadah ritual, melainkan bertransformasi menjadi pusat pergerakan lingkungan. Melalui acara "Nyala Ramadan" yang digelar di Masjid Raya Al Azhar Jababeka, Cikarang, pada 4 Maret 2026, sebuah sinergi filantropi Islam resmi diluncurkan untuk mendukung target nasional 100 GW energi terbarukan di Indonesia.

Inisiatif ini mengintegrasikan dua program besar, yaitu Wakaf Energi dari Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar dan Sedekah Energi dari MOSAIC (Muslims for Shared Action on Climate Impact). Kolaborasi ini mengusung konsep "Ekoteologi", sebuah pendekatan yang memadukan ajaran agama dengan tanggung jawab moral menjaga kelestarian alam.

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.

"Wakaf energi mengingatkan teladan sahabat Nabi SAW, Utsman bin Affan yang mewakafkan sumur dan kebun kurma, dulu ia wakaf untuk kedaulatan air. Kita dengan wakaf energi ikhtiar untuk kedaulatan energi. Program ini mengubah sinar matahari menjadi energi bersih untuk menghidupkan masjid dan fasilitas sosial kita. Ini aset produktif yang hasilnya untuk mendukung dakwah pendidikan dan layanan sosial secara berkelanjutan," ujar Nasaruddin Umar dalam pidato kuncinya.

Transformasi Masjid Melalui Solarisasi

Program ini merupakan langkah nyata dalam menghadapi krisis iklim global. Direktur Program MOSAIC, Aldy Permana, mengungkapkan bahwa sebelum sinergi ini dilakukan, Sedekah Energi telah menggerakkan lebih dari 21.000 donatur untuk mendanai pemasangan panel surya di enam masjid dengan total daya mencapai 23.525 WP.

Senada dengan hal tersebut, Pengurus YPI Al Azhar, Dr. H. Zahrudin Sulthani, M.A., menjelaskan bahwa pemanfaatan energi matahari sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk tantangan Al-Qur'an kepada manusia untuk menggali energi yang bermanfaat. Melalui kolaborasi ini, pengelolaan dana umat dipastikan akan dilakukan secara transparan dan sesuai prinsip syariah.

Pilot Project di Aceh Tamiang

Sebagai langkah awal, Masjid Nurul Iman di Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak bencana banjir pada akhir tahun lalu, dipilih sebagai lokasi pilot project perdana hasil sinergi ini. Proyek ini diharapkan menjadi model pembiayaan hijau berbasis umat yang dapat direplikasi secara masif di berbagai daerah di Indonesia.

Masyarakat yang ingin berkontribusi dalam gerakan transisi energi berbasis umat ini dapat menyalurkan dukungannya melalui platform resmi di www.wakafenergi.id. Momentum Ramadan ini diharapkan menjadi pemicu gelombang kesadaran baru bagi umat untuk bersedekah melalui cara-cara yang berkelanjutan bagi Bumi. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya