Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UMAT Islam di seluruh dunia menjalankan puasa di bulan suci Ramadan. Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilakukan umat Islam.
Lebih jauh berikut penjelasan tentang puasa, dalil puasa Ramadan, empat hukum ibadah puasa, dan tiga tingkatan puasa. Ini dilansir dari buku Fiqh Puasa dan Zakat Fitrah dari LBM-NU Kota Kediri.
Secara bahasa, puasa bermakna al-imsak (menahan). Menurut istilah syariat, puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbitnya fajar (masuknya waktu subuh) sampai terbenamnya matahari dengan niat dan ketentuan lain yang telah ditetapkan oleh syariat.
Puasa Ramadan hukumnya wajib bagi setiap muslim yang mukallaf (baligh dan berakal). Allah SWT berfirman dalam QS Al-Baqarah 183 yang berarti, "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa (Ramadan) sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu sekalian, supaya kamu sekalian menjadi
bertaqwa."
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Islam dibangun atas lima perkara: Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, membayarkan zakat, menunaikan ibadah haji ke baitullah, dan berpuasa pada bulan Ramadan." (HR Muslim).
Secara garis besar hukum ibadah puasa dibagi menjadi empat.
1. Puasa wajib, seperti puasa Ramadan, puasa nadzar, serta puasa qada.
2. Puasa sunah, seperti puasa Senin dan Kamis, puasa hari Arafah (9 Dzulhijjah), puasa hari Asyura (10 Muharram), puasa 6 hari di bulan Syawal, puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak), dan lain-lain.
3. Puasa makruh, seperti mengkhususkan puasa pada hari Jumat, Sabtu, atau Ahad/Minggu tanpa disambung dengan hari sebelum atau setelahnya.
4. Puasa haram, seperti puasa yang dilakukan pada hari raya Idul Fitri, Idul Adha, hari-hari tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah), puasa pada hari syak, puasa di separuh akhir bulan Sya'ban kecuali disambung dengan satu hari sebelumnya, dilakukan dalam rangka mengqada puasa wajib, atau sudah memiliki kebiasaan berpuasa sebelumnya.
Catatan, puasa sunah yang dilakukan istri tanpa izin suami hukumnya haram. Bila hendak melakukan puasa sunah, istri terlebih dahulu wajib mendapatkan izin dari suami.
Terdapat tiga tingkatan/level kualitas puasa sebagai berikut.
2. Shaumul khushush (puasa khusus), yaitu puasa yang dilakukan sebagaimana puasa umum dan ditambah dengan menjaga lisan, telinga, mulut, pandangan, dan seluruh anggota tubuh dari perbuatan dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar.
3. Shaumu khushushil khushush (puasa sangat khusus), yaitu puasa yang dilakukan sebagaimana puasa khusus ditambah dengan berpuasa dari keinginan-keinginan buruk, pikiran-pikiran duniawi, dan menahan hati dari hal-hal selain Allah secara totalitas.
Itulah pengertian puasa, dalil puasa Ramadan, empat hukum puasa, dan tiga tingkatan puasa. Semoga bermanfaat. (I-2)
Daftar lengkap ayat Al-Quran dan hadis sahih tentang kewajiban serta keutamaan puasa Ramadan sebagai panduan ibadah tahun 2026.
Apakah boleh Puasa Daud di hari Jumat? Simak penjelasan hukum fikih, hadis larangan puasa Jumat, dan pengecualian bagi pengamal Puasa Daud di sini.
Simak tinjauan medis manfaat Puasa Daud bagi metabolisme. Dari proses autofagi hingga sensitivitas insulin, temukan alasan mengapa pola ini sangat sehat.
Puasa enam hari Syawal harus berurutan atau boleh terpisah, hukum membatalkan puasa Syawal, dan saat silaturahmi sebaiknya melanjutkan puasa Syawal atau boleh dibatalkan.
Pembahasan tentang puasa Syawal terkait dalil hukum dan beda pendapat mazhab, nilainya seperti puasa setahun, orang yang tidak berpuasa Ramadan, dan niat puasa Syawal. Berikut penjelasannya.
FIKIH puasa kali ini membahas tiga permasalahan yang dipertanyakan umat Islam. Persoalan itu ialah hukum keluar mani akibat film porno saat puasa, suntik vaksin, dan kotoran BAB masuk kembali.
Ayat ini menegaskan tujuan utama puasa adalah takwa, yakni kesadaran moral spiritual yang melahirkan kepatuhan, kejujuran, dan tanggung jawab baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah menegaskan bahwa pasien dengan gangguan irama jantung pada umumnya tetap dapat menjalankan puasa.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Spesialis dermatologi dr. Riva Ambardina Pradita menekankan pentingnya hidrasi dan penggunaan pelembap untuk menjaga kelembapan kulit selama puasa Ramadan.
Mengabaikan aktivitas fisik sama sekali selama bulan Ramadan penuh dapat berdampak negatif pada tingkat kebugaran seseorang.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved