Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR kriminologi Universitas Indonesia, Adrianus Eliasta Sembiring Meliala, mengusulkan restrukturisasi jabatan pimpinan tinggi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Adrianus menyarankan adanya dua jabatan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) yang dibagi berdasarkan zonasi wilayah Barat dan Timur Indonesia.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperpendek rentang kendali organisasi serta meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap anggota di lapangan.
"Saya mengusulkan, misalnya Polri wilayah timur ada Wakapolri A, misalnya Polri wilayah barat ada Wakapolri B-nya," kata Adrianus di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (8/1).
Tingkatkan Pengawasan Anggota
Adrianus menjelaskan bahwa keterbatasan pengawasan dari pimpinan pusat seringkali menjadi celah terjadinya penyimpangan oleh anggota Polri di daerah. Dengan adanya dua Wakapolri, deteksi dini terhadap potensi pelanggaran hukum maupun disiplin di tingkat kewilayahan diyakini akan lebih tajam.
"Yang tadinya tidak terlihat kalau Kapolri-nya cuma satu, Wakapolri-nya cuma satu, dengan adanya dua Wakapolri ini maka kemudian makin mudah terlihat dan sekaligus dengan cepat tertanggulangi," katanya.
Menurutnya, penambahan jabatan ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan upaya konkret untuk memastikan akuntabilitas Polri hingga ke pelosok daerah yang selama ini sulit terjangkau secara intensif oleh Mabes Polri.
Panja Reformasi Penegak Hukum
Menanggapi usulan tersebut, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, menyatakan pihaknya akan menampung dan mencerna lebih lanjut setiap aspirasi dari para pakar. Ia menegaskan bahwa Komisi III berkomitmen penuh dalam agenda reformasi institusi aparat penegak hukum (APH).
"Akan banyak lagi ahli-ahli yang hadir, bukan hanya membahas soal reformasi di kepolisian, juga di kejaksaan, juga di pengadilan," ujar Habiburokhman.
Saat ini, Komisi III DPR RI telah membentuk Panitia Kerja (Panja) Reformasi yang fokus pada perbaikan institusi Polri, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung. Panja ini dijadwalkan akan memanggil pimpinan tertinggi masing-masing lembaga untuk menindaklanjuti rencana transformasi tersebut.
Komisi III menekankan bahwa upaya reformasi kelembagaan di ketiga institusi penegak hukum tersebut merupakan hal mendesak guna mengembalikan kepercayaan publik dan memperkuat penegakan hukum di tanah air. (Ant/P-2)
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa laporan final hasil kajian komite tersebut telah rampung dan siap diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai hasil akhir, forum diskusi ini merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak kepolisian terkait.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta, menyebut kasus kematian pelajar di Tual sebagai momentum reformasi kultur Polri. Simak ulasan lengkapnya di sini.
Komjen Dedi Prasetyo mengaku telah melaporkan kasus ledakan yang terjadi di SMAN 72, Jakarta Utara, kepada Presiden Prabowo Subianto
Polri bersama TNI menggelar patroli skala besar di seluruh wilayah Indonesia pascademonstrasi yang berujung ricuh di sejumlah daerah
Mutasi sejumlah perwira tinggi Polri tertuang dalam surat telegram Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025, per tanggal 5 Agustus 2025.
JABATAN Wakapolri yang sebelumnya diisi oleh Komjen Ahmad Dofiri sebentar lagi akan mengalami kekosongan karena dirinya yang memasuki purna tugas atau pensiun.
Mantan Kabareskrim Polri itu hanya mengatakan bahwa saat ini banyak jenderal bintang tiga yang bisa mengisi jabatan Wakapolri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved