Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS hukum dan politik Boni Hargens menilai kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan nasional sepanjang tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Boni mengungkapkan sepanjang tahun 2025, korps Bhayangkara telah menjalankan peran strategis dalam mengawal agenda nasional serta memberikan pelayanan publik yang responsif.
"Polri berhasil menjalankan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, menegakkan hukum berkeadilan, dan memberikan pelayanan publik yang humanis kepada seluruh masyarakat," ujar Boni melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (3/1).
Boni memaparkan sejumlah indikator keberhasilan Polri selama setahun terakhir, di antaranya adalah penurunan angka kriminalitas yang signifikan. Hal ini disebutnya sebagai hasil dari strategi pencegahan yang efektif serta penegakan hukum yang konsisten. Selain itu, Polri dinilai profesional dalam menangani situasi darurat, termasuk penanganan bencana alam di wilayah Sumatra.
Dalam aspek operasional, jajaran kepolisian dianggap mampu melakukan koordinasi lintas instansi yang solid saat mengamankan berbagai agenda strategis negara.
"Efektivitas penanganan kasus juga meningkat dengan dukungan teknologi dan profesionalisme tinggi, yang pada gilirannya turut meningkatkan kepercayaan publik melalui transparansi di berbagai level pelayanan," tambah Boni.
Memasuki tahun 2026, Boni optimistis institusi Polri akan melanjutkan transformasi budaya secara signifikan. Transformasi ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas internal sekaligus memberikan dukungan maksimal terhadap agenda Asta Cita yang dicanangkan pemerintah.
Program reformasi yang sistematis diharapkan tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur dan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan nilai-nilai organisasi bagi setiap anggota Polri.
"Transformasi budaya ini mencerminkan komitmen reformasi diri yang kokoh. Polri diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum yang berkeadilan sesuai visi Asta Cita," katanya.
Lebih lanjut, Boni menekankan pentingnya Polri untuk tetap konsisten pada jalur reformasi internal yang terstruktur. Pilar-pilar utama seperti akuntabilitas di setiap tingkat jabatan dan transparansi kebijakan diharapkan benar-benar tertanam dalam etos kerja organisasi di tahun 2026.
"Orientasi kuat pada pelayanan publik harus menjadi pilar utama. Kita berharap komitmen transformasi ini terus diperkuat demi mewujudkan demokrasi hukum yang lebih kokoh di Indonesia," pungkasnya. (E-4)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta, menyebut kasus kematian pelajar di Tual sebagai momentum reformasi kultur Polri. Simak ulasan lengkapnya di sini.
Chairul Huda menilai kasus kekerasan anggota Brimob di Tual berakar pada persoalan police culture dan lemahnya kontrol penetapan tersangka dalam sistem peradilan pidana.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved