Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menilai biaya politik yang kian membengkak dalam kontestasi Pilkada menjadi salah satu pemicu maraknya korupsi yang melibatkan para kepala daerah.
“Kami melihat di Komisi II, sumber dari masalah banyaknya kepala daerah yang terlibat korupsi itu memang biaya pilkada yang cukup tinggi dan mahal,” ujar Dede saat dikonfirmasi pada Senin (22/12).
Menurut Dede, tekanan untuk mengembalikan modal politik diduga mendorong sejumlah kepala daerah mengambil jalan pintas, mulai dari suap hingga penyalahgunaan kewenangan.
“Biaya politik yang mahal memaksa calon kepala daerah mengeluarkan dana besar untuk memenangkan kontestasi. Kondisi seperti itu membuat ketika kemudian menang, banyak yang menang dikarenakan biaya yang tinggi,” tuturnya.
Dede menilai, praktik politik uang atau vote buying masih menjadi fenomena yang mengakar di sejumlah daerah. Ia menyoroti kandidat yang memiliki popularitas tinggi pun dapat kalah hanya karena tak mampu bersaing dengan lawan yang mengandalkan pembelian suara.
“Tentunya ini berdampak pada keinginan untuk mengembalikan return of investment,” ujarnya.
Atas dasar itu, Dede mengatakan persoalan biaya politik yang tinggi itu merupakan tantangan serius yang perlu segera diantisipasi melalui revisi UU Pemilu dan Pilkada. Ia mengusulkan agar mekanisme pengawasan dan aturan pilkada diperkuat untuk meminimalkan praktik politik uang.
“Mekanisme-mekanisme ini yang mungkin perlu kita pikirkan ke depannya, agar dalam Pilkada money buying atau vote buying tidak tinggi,” ujar legislator dari Partai Demokrat tersebut.
Sebagai informasi, sejak pilkada serentak pada 27 November 2024, KPK telah menangkap beberapa kepala daerah terkait kasus korupsi, yakni Bupati Kolaka Timur Abdul Azis (7 Agustus 2025), Gubernur Riau Abdul Wahid (5 November 2025), Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (7 November 2025).
Lalu, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (10 Desember 2025), Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (18 Desember 2025) dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin Affandi (10 Desember 2025).(M-2)
Zaenur menyoroti dua faktor utama pendorong korupsi kepala daerah yakni kebutuhan mengembalikan modal politik dan lemahnya pengawasan
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK lakukan OTT di Depok, menyita Rp850 juta dari Juru Sita PN terkait dugaan gratifikasi dan pengurusan sengketa lahan. Lima tersangka ditetapkan.
Pembinaan dan peringatan untuk menjauhi praktik korupsi selalu disampaikan kepada seluruh jajaran di bawah naungan PT Bandung.
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
Harta Rini Soemarno tercatat sebesar Rp128,9 miliar.
Sebagai Menteri BUMN, Rini berperan dalam pengelolaan dan restrukturisasi berbagai perusahaan pelat merah, termasuk di sektor energi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved