Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

DPR Minta Mendagri Periksa Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah saat Bencana

Rahmatul Fajri
06/12/2025 08:24
DPR Minta Mendagri Periksa Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah saat Bencana
Warga melintas di dekat mobil warga yang terbawa arus banjir di Aceh.(Dok.Antara)

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyesalkan tindakan Bupati Aceh Selatan Mirwan yang melakukan perjalanan umrah di tengah kondisi daerahnya dilanda musibah banjir. Politisi Fraksi Partai NasDem itu menegaskan bahwa tindakan Mirwan tersebut tidak pantas secara etika dan kemanusiaan.

"Secara etika dan kemanusiaan yang bersangkutan tidak pantas untuk meninggalkan daerahnya di tengah derita warga dan daerahnya yang sedang terkena musibah," ujar Rifqinizamy kepada Media Indonesia, kemarin.

Ia mengingatkan, Menteri Dalam Negeri sebagai mitra kerja Komisi II DPR telah menerbitkan surat edaran yang melarang seluruh Kepala Daerah (termasuk Anggota DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota) untuk bepergian ke luar negeri hingga Januari 2026. 

Oleh karena itu, Rifqinizamy meminta Kemendagri segera menelisik apakah keberangkatan Mirwan untuk beribadah umrah telah mengantongi persetujuan atau izin resmi dari Kemendagri.

Jika terbukti Mirwan tidak memiliki izin, Rifqinizamy mendesak Inspektur Jenderal Kemendagri untuk segera memanggil yang bersangkutan sepulang dari umrah dan memberikan sanksi.

"Jika memang tidak ada izin, harus segera memberikan sanksi sebagaimana yang pernah dilakukan kepada Saudara Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang beberapa waktu lalu juga bepergian ke Jepang tapi kemudian tidak meminta izin kepada Kemendagri," pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Selatan Mirwan disorot karena menjalankan ibadah umrah di saat wilayahnya sedang dilanda banjir. Kabag Prokopim Pemkab Aceh Selatan, Denny Herry Safputra mengeklaim, Mirwan dan istri berangkat ke Tanah Suci setelah melihat kondisi wilayah Aceh Selatan yang dinilai sudah stabil.

"Tentunya setelah melihat situasi dan kondisi wilayah Aceh Selatan umumnya yang sudah stabil, terutama debit air yang sudah surut di permukiman warga pada wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya," kata Denny saat dikonfirmasi awak media, Jumat (5/12). 

Denny menyebutkan bahwa tidak benar Bupati meninggalkan Aceh Selatan saat banjir masih melanda. Menurut Denny, Mirwan dan istri telah beberapa kali mengunjungi dan menyambangi beberapa lokasi terdampak, seperti wilayah Trumon Raya dan Bakongan Raya sebelum berangkat umrah. Bahkan, kata dia, Bupati turun langsung dengan mengantarkan logistik ke wilayah terdampak dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian.

 "Narasi Bupati meninggalkan rakyatnya ketika bencana banjir melanda, kami sampaikan hal ini tidak tepat," ujarnya.(P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya