Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Penjernih Air Disiagakan di Lokasi Bencana Banjir Bandang Purbalingga

Lilik Darmawan
28/1/2026 15:15
Penjernih Air Disiagakan di Lokasi Bencana Banjir Bandang Purbalingga
Mobil penjernih air(MI)

POLRES Purbalingga mendirikan Posko Siaga Bencana di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, sebagai pusat penanganan dampak bencana alam. Di lokasi tersebut, kepolisian menghadirkan dapur lapangan serta mobil penjernih air bantuan dari Satbrimob Polda Jawa Tengah.

Dapur lapangan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak dan para relawan. Sementara mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.

Kabag Ops Polres Purbalingga KomisarisTri Arjo Irianto mengatakan dapur lapangan Polri mulai beroperasi sejak hari pertama pendirian posko.

“Kami menyediakan 500 porsi makanan yang akan didistribusikan untuk 350 orang pengungsi dan warga terdampak di Desa Kutabawa serta 150 personel yang bertugas di lokasi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah, dapur lapangan akan memasak dan mendistribusikan makanan tiga kali sehari. Distribusi makanan dilakukan oleh personel Polsek Karangreja.

“Setelah makanan siap selanjutnya akan didistribusikan oleh personel dari Polsek Karangreja ke warga terdampak bencana di Desa Kutabawa,” ucapnya.

Selain makanan, warga juga dapat memanfaatkan air bersih hasil pengolahan mobil water treatment yang ditempatkan di posko. Air tersebut dipastikan layak konsumsi setelah melalui proses penyaringan.

Sementara aksi kemanusiaan juga dilakukan Pleton Siaga Bhayangkara Polres Purbalingga di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet. Personel membantu membersihkan rumah-rumah warga terdampak banjir bandang, mulai dari mengangkat puing, memindahkan barang rusak, hingga membersihkan lumpur.

Plt Kasi Humas Polres Purbalingga Iptu Dwi Arto mengatakan kegiatan difokuskan pada pembersihan rumah warga secara bertahap. “Ada sekitar 20 rumah warga terdampak banjir bandang yang mulai dilakukan pembersihan bertahap oleh Pleton Siaga Bhayangkara di Desa Sangkanayu,” ungkapnya.

Sedangkan Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Purbalingga juga memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga terdampak di Dusun Gunung Malang, Desa Serang. “Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah agar lebih menjangkau warga yang belum sempat mendapatkan layanan kesehatan pascabencana,” kata Iptu Dwi Arto.

Ia menjelaskan, sedikitnya 15 warga yang belum sempat memeriksakan diri menjadi sasaran layanan kesehatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, sejumlah warga mengeluhkan demam, batuk, dan pilek. “Tim kemudian memberikan obat dan vitamin untuk membantu pemulihan,” jelasnya.

Polsek Rembang turut menyalurkan bantuan 35 kasur lantai untuk pengungsi di Kecamatan Mrebet dan Karangreja. Bantuan didistribusikan ke Posko Desa Sangkanayu dan Posko Desa Serang. Kapolsek Rembang Iptu Warsono mengatakan bantuan diberikan untuk meningkatkan kenyamanan pengungsi.

“Sebanyak 35 kasur lantai kami distribusikan, masing-masing 12 di Posko Pengungsian Desa Sangkanayu dan 23 kasur lainnya di Posko Desa Serang,” tuturnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu warga beristirahat lebih layak selama masa pengungsian. Penyaluran bantuan dilakukan oleh personel Polsek Rembang dengan berkoordinasi bersama perangkat desa dan petugas posko setempat.(M-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya