Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pro- Kontra Gelar Pahlawan, NasDem: Pemerintah Sudah Menetapkan, Kita Legowo

Rahmatul Fajri
11/11/2025 17:05
Pro- Kontra Gelar Pahlawan, NasDem: Pemerintah Sudah Menetapkan, Kita Legowo
Wakil Ketua Partai NasDem Saan Mustopa(Dok.MI)

WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa meminta masyarakat menerima keputusan pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh. Presiden Prabowo Subianto sudah mengumumkan anugrah gelar pahlawan nasional pada 10 tokoh di antaranya Presiden RI kedua Soeharto, Presiden RI kelima Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dan sosok pejuang buruh Marsinah.

Ia menyadari pemberian gelar pahlawan nasional akan memancing perdebatan  pro dan kontra di ruang publik. Namun, ia menegaskan semua pihak harus menghormati keputusan yang dibuat oleh pemerintah. 

"Terlepas dari pro kontra tentu ketika pemerintah sudah menetapkan ya kita semua harus legowo," kata Saan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

Saan mengaku menyampaikan selamat dan rasa hormat kepada keluarga penerima gelar Pahlawan Nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025. 

Penghargaan ini, ujar Saan, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap jasa para tokoh bangsa. 

"Kami ucapkan selamat kepada para keluarga yang mendapatkan gelar pahlawan baik untuk Pak Soeharto, Marsinah, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), bahkan ada Kiai Kholil, tokoh dari Madura. Sekali lagi, tentu kami di NasDem mengucapkan selamat kepada mereka. Ini adalah bentuk pengakuan negara terhadap jasa dan perjuangan mereka," katanya. 

Saan menilai pemberian gelar pahlawan nasional tentu melalui sejumlah pertimbangan dengan melihat jasa dan kontribusi kepada masyarakat. Ia mengambil contoh penghargaan kepada sosok seperti Marsinah, aktivis buruh perempuan yang gugur memperjuangkan hak-hak pekerja, merupakan simbol penting atas penghargaan negara terhadap perjuangan rakyat kecil.

“Marsinah soal simbol perjuangan buruh dan mendapatkan penghargaan dari negara,” ujarnya. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya