Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan saran dan masukan dari Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengenai sengketa 4 pulau yang melibatkan Provinsi Aceh dengan Sumatra Utara (Sumut), penting untuk menjadi rujukan.
“Kami sangat melihat apa yang disampaikan Pak Jusuf Kalla itu penting untuk menjadi rujukan karena mengacu pada dokumen helsinki dan Undang-Undang 1956,” kata Bima Arya kepada awak media di Gedung Kemendagri, Jakarta pada Senin (16/6).
Akan tetapi, Bima menekankan berbagai dokumen dan perjanjian yang ada telah menjadi pertimbangan dalam pengkajian statsu kepemilikan atau sengketa 4 pulau di Aceh dan Sumut tersebut.
“Seperti dokumen-dokumen yang lainnya perlu kita dalami dan kita pelajari masing-masing substansi ke arah mana petunjuk untuk kepemilikan yang lebih permanen begitu,” jelasnya.
Bima juga menekankan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terus berkomunikasis ecara intens dengan para kepala daerah baik gubernur hingga bupati dan walikota di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, terkait sengketa empat pulau.
“Jadi Pak Menteri (Dalam Negeri) ini aktif membangun komunikasi dengan semua, dengan DPR, dengan Istana dan juga dengan pimpinan wilayah, tidak saja dengan Gubernur tapi juga dengan Bupati,” katanya kepada awak media di Gedung Kemendagri Jakarta pada Senin (16/6).
Selain itu, Bima menyampaikan bahwa Menteri Tito akan menyampaikan hasil kajian ulang terkait kepemilikan empat pulau tersebut secara langsung kepada Presiden dan jajaran DPR hingga para pimpinan di Aceh dan Sumut.
“Tentu Pak Menteri Dalam Negeri nanti akan berkomunikasi dengan Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Aceh dan juga menyampaikan langsung kepada Bapak Presiden, Pak Mensesneg dan teman-teman di DPR,” ujar Bima.
“Perlu untuk dikuatkan kebersamaan kita semua dalam menangani kasus ini. Dan kami juga berkomunikasi dengan para kepala daerah untuk membangun situasi yang kondusif,” sambungnya.
Dalam waktu dekat, Kemendagri juga akan mempertemukan Gubernur Aceh dan Sumatera Utara untuk saling berdialog agar dapat menerima hasil kajian terbaru dengan baik tanpa ada lagi perselisihan pendapat.
“Nanti ditentukan berikutnya oleh Pak Mendagri. Pasti Pak Mendagri akan umumkan dan akan sampaikan,” jelas Bima. (H-3)
Pemerintah pusat terus memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di berbagai wilayah di tanah air, termasuk Provinsi Kalimantan Selatan.
Wamendagri, Bima Arya, memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai inovasi yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Kupang dalam kunjungannya ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang.
Selain larangan tindakan kekerasan, Wamendagri Akhmad Wiyagus juga menekankan terkait semangat kebersamaan, gotong royong dan toleransi bagi para praja pratama IPDN,
Sebelumnya diberitakan bahwa Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan dirinya akan membagi tugas tiga Wamendagri berdasarkan wilayah di Indonesia, yakni, barat, timur, dan tengah.
Mendagri Tito Karnavian mengatakan, pembagian tugas para wakil menterinya akan disesuaikan dengan zona waktu di Indonesia agar koordinasi pemerintahan lebih efektif.
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kebijakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi dalamcpenempatan mantan petinggi Polri di jabatan sipil.
Hari ketiga Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 menghadirkan dialog strategis lintas sektor yang menyoroti pentingnya membangun ekosistem hiburan berkelanjutan di Indonesia.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto, mengingatkan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) akan urgensi kepedulian terhadap lingkungan
Partai NasDem mendesak dialog konstitusional untuk menyikapi pemisahan pemilu nasional-lokal. DPR dan Pemerintah didesak untuk tidak lagi membenturkan putusan MK dengan UUD.
Bima Arya Sugiarto menilai bahwa keserentakan pemilu dan pilkada memberikan banyak manfaat dalam hal perencanaan anggaran.
WAKIL Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto mengatakan penggunaan teknologi perhitungan suara atau rekapitulasi suara secara elektronik (e-rekap) menjadi hal krusial.
Bima di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (5/7), mengatakan konsep berpikirnya semestinya dengan tidak terus menerus mengubah-ubah sistem pemilihan umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved