Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RENTETAN pertemuan elite Partai Gerindra dengan Megawati Soekarnoputri menguatkan sinyal bergabungnya PDI Perjuangan dalam pemerintahan. Setelah Presiden Prabowo Subianto terlihat hangat bersama Megawati saat perayaan Hari Lahir Pancasila, giliran Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang bertandang ke Jalan Teuku Umar, kediaman Megawati.
Peneliti senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli menduga, pertemuan elite Gerindra dengan Megawati diisi dengan pembicaraan kemungkinan PDIP masuk dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Bisa jadi pertemuan tersebut membicarakan kemungkinan masuknya PDI-P dalam pemerintahan," ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (6/6).
Menurut Lili, reshuffle atau kocok ulang kabinet merupakan suatu keniscayaan jika Prabowo memandang kinerja para menteri tidak bagus. Oleh karena itu, ada celah kader PDI Perjuangan menggantikan menteri Prabowo.
Terpisah, Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan berpendapat bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi ganjalan PDI Perjuangan selama ini bergabung ke pemerintah. Itu mengingat Gibran merupakan putra mantan Presiden Joko Widodo yang memiliki sejarah konflik dengan PDI Perjuangan.
Kendati demikian, bahasa tubuh Prabowo saat berjalan sejajar dengan Megawati, alih-alih Gibran, saat Hari Lahir Pancasila pada Senin (2/6) lalu dinilainya sebagai simbol politik. Saat itu, Gibran tampak berjalan di belakang Prabowo dan Megawati.
"Secara politik, bisa kita artikan bahwa mana yang didahulukan atau lebih penting menurut Prabowo Subianto antara Megawati dan PDI-P-nya atau Gibran dengan Jokowinya," kata Iwan.
Ia berpendapat, pembantu Presiden yang berpotensi terdampak reshuffle adalah mereka yang kerap membuat polemik atas pernyataan di hadapan publik maupun tersangkut kasus hukum. Namun, reshuffle juga dinilai mengintai para menteri yang tak berpartai. (Tri/P-2)
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
Pertemuan yang membahas persatuan dan semangat kebangsaan itu bertujuan untuk mempererat silaturahim menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka (19/3). Pertemuan hangat ini bahas isu strategis & silaturahmi tokoh bangsa.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
PADA Februari 2004, sejarah mencatat langkah diplomasi penting Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, saat menginjakkan kaki di Teheran, Iran.
Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan contoh konkret dari para pemimpin terkait upaya efisiensi anggaran negara.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menguraikan sistem presidensial yang dianut Indonesia.
KETUA Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak mengambil posisi sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved