Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DI balik dinamika politik nasional, hubungan personal antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto tetap hangat. Megawati menggambarkan kedekatan mereka melalui sapaan akrab yang digunakan sehari-hari.
“Saya biasa memanggil Presiden Prabowo dengan panggilan ‘Mas’. Presiden Prabowo memanggil saya dengan panggilan ‘Mbak’. Hal ini membuktikan persahabatan kami sangat baik,” tutur Megawati, sebagaimana disampaikan Zuhairi Misrawi, Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Agama (nonaktif) sekaligus Duta Besar RI untuk Tunisia.
Zuhairi menuturkan ulang pernyataan yang disampaikan Megawati saat bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, di Istana Qasr Al Watan, Abu Dhabi, Rabu waktu setempat.
“Dalam pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi di Istana Negara Abu Dhabi, Ibu Megawati menjelaskan persahabatannya dengan Presiden Prabowo. Beliau menyampaikan, ‘Saya dengan Presiden Prabowo bersahabat cukup lama. Kami mempunyai visi besar tentang Indonesia Raya,’” ujar Zuhairi.
Meski hubungan personal hangat, Megawati menegaskan bahwa kedekatan tersebut tidak serta-merta menempatkan PDIP dalam barisan pemerintahan. Secara politik, PDIP tetap berada di luar kabinet.
“Meskipun demikian, secara politik PDIP memilih sebagai penyeimbang dan berada di luar pemerintahan,” jelas Zuhairi.
Menurut Megawati, posisi di luar pemerintahan diperlukan untuk memastikan fungsi kontrol berjalan dengan baik.
“Kami memilih berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. Jika pemerintah melakukan hal yang baik untuk rakyat, kami dukung. Tapi jika dalam pelaksanaannya ada hal-hal yang kurang baik, kami akan mengoreksi dan memberikan masukan,” tegas Megawati.
Dalam kesempatan itu, Megawati juga meluruskan pemahaman mengenai sistem politik Indonesia. Ia menekankan bahwa istilah oposisi tidak sepenuhnya tepat dalam sistem presidensial Indonesia.
“Kami menganut sistem presidensial, yang tidak mengenal oposisi dan koalisi. Yang ada adalah bersama pemerintah dan di luar pemerintah. Oposisi hanya dianut dalam sistem parlementer,” kata dia. (Dev/I-1)
Presiden Prabowo tegaskan Indonesia tetap non-blok dan tidak gabung aliansi militer. Tawarkan diri jadi mediator AS-Iran dan tetap perjuangkan Palestina
Narasi tersebut dikhawatirkan memperlebar ruang intimidasi dan menormalisasi represi terhadap suara-suara kritis masyarakat.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus, atas perintah Presiden Prabowo.
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan restrukturisasi utang Whoosh rampung. Keputusan final kini ada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Cek selengkapnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Jumat (13/3) sore.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved