Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Riza Nasrul Falah, ditangkap polisi lantaran ketahuan mengonsumsi narkotika jenis sabu pada awal Maret lalu.
Riza diciduk bersama dua orang rekannya di Cililin, Bandung Barat saat sedang mengonsumsi sabu. Saat ini Riza selaku pemakai narkoba diketahui sudah menjalani rehabilitasi.
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa Riza sudah diberhentikan dari jabatannya. Bagja menyebut pihaknya juga akan segera membawa kasus tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
“Sudah diberhentikan dari ketua. Nanti akan dimajukan ke DKPP,” terang Bagja, Rabu (16/4).
Bagja menuturkan Riza akan disidang di DKPP setelah surat resmi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dikirim ke Bawaslu.
Sidang DKPP dilakukan untuk menentukan apakah Riza diberikan sanksi dipecat atau diberhentikan kedinasannya dari Bawaslu Kabupaten/Kota.
Sebelumnya, Polres Cimahi berhasil menciduk Riza dkk pada Rabu (5/3/2025) dini hari. Tanpa tedeng aling-aling, sejumlah barang bukti narkotika sabu sebanyak 0,84 gram diamankan dari tangan tiga pengguna beserta alat penghisap. (P-4)
Jaksa mendasarkan tuntutan mati karena Fandi dianggap bersalah tidak menolak atau memeriksa muatan kapal yang ternyata berisi sabu.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Penangkapan ABK asal Medan, Sumatra Utara, Fandi Ramadhan, tidak otomatis menuntaskan perkara.
Petugas menemukan satu pucuk pistol berwarna perak yang setelah diperiksa merupakan jenis airsoft gun.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Dari penelusuran awal, Bawaslu mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp18.275.000 yang diduga akan digunakan untuk mempengaruhi pemilih.
Ketidaknetralan penjabat negara juga berpotensi terjadi saat proses PSU Pilkada 2024. Hal ini diharapkan jadi fokus.
Ketua Bawaslu Rahmad Bagja mengingatkan potensi praktik politik uang saat proses pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024. Pasalnya, kampanye akan digelar saat bulan Ramadan.
Lebih lanjut, Rahmat menambahkan bahwa sebanyak 30 orang pengawas mengalami sakit berat, 30 orang sakit ringan, 26 orang luka berat, dan 43 orang luka ringan.
Ttindak lanjut itu dilakukan Bawaslu dengan merekomendasikan ratusan pelanggaran itu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved