Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto meyakini bahwa ia dan pemimpin bangsa terdahulu tidak memiliki keinginan akan kekuasaan untuk diri sendiri. Secara khusus, ia menyinggung soal sosok Joko Widodo sebagai pendahulunya.
"Pak Jokowi, saya yakin tidak punya ambisi untuk bikin in, bikin itu. Saya kenal, saya kabinet beliau 5 tahun. Saya saksi, pikiran beliau hanya untuk rakyat Indonesia," ujarnya, Sabtu (15/2).
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato politik saat puncak perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Jokowi menghadiri acara tersebut.
Usai melontarkannya, Prabowo langsung menyinggung spekulasi bahwa dirinya selama ini dikendalikan Jokowi. "Nanti dibilang, saya dikendalikan Pak Jokowi, cawe-cawe. Ndasmu," kata Prabowo.
Di era kepesidenan Jokowi Jilid II, Prabowo diangkat menjadi Menteri Pertahanan. Dalam dua edisi pemilihan presiden sebelumnya, yakni 2014 dan 2019, kedua tokoh tersebut masing-masing maju sebagai capres. Namun, kontestasi selalu dimenagkan oleh Jokowi.
Baru pada Pilpres 2024, Prabowo yang maju bersama Gibran Rakabuming Raka selaku putra sulung Jokowi keluar sebagai pemenang mengalahkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Di hadapan kadernya, Prabowo mengakui bahwa kemenangannya itu tak telepas dari dukungan Jokowi dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga mengkalim mendapat dukungan dari almarhun Presiden ke-4 Abdurahman Wahid alias Gus Dur. (Tri/P-2)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
POLEMIK ijazah Jokowi yang terus berlarut dinilai tidak lagi menyentuh kepentingan publik dan cenderung bergeser menjadi isu politik yang diproduksi berulang.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
Profil lengkap Jenderal Gatot Nurmantyo. Simak rekam jejak karier Panglima TNI ke-16, pemikiran Proxy War, hingga peran di gerakan KAMI.
Relawan Jokowi mengklaim Presiden Jokowi telah memaafkan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Polisi diminta mempertimbangkan pencabutan status tersangka.
Pilkada lewat DPRD manuver politik para elite yang telah diperhitungkan secara matang demi pembagian kekuasaan di tingkat daerah.
Apakah itu juga pertanda inilah akhir episode 'petualangan' politik Jokowi pascalengser dari kursi kekuasaan yang sebelumnya sarat dengan cawe-cawe?
Rommy menegaskan, PPP melihat potensi Amran karena mempertimbangkan kemampuan dan ketokohannya.
Yandri juga dilaporkan ke Ombudsman dan Komnas HAM atas pemecatan sepihak 1.040 tenaga pendamping profesional (TPP) desa.
Presiden Prabowo Subianto diminta mengevaluasi Menteri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto atas dugaan cawe-cawe dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Serang, Banten.
Ketika Bawaslu dan DKPP melaksanakan tugasnya, maka tidak akan menimbulkan informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved