Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin menekankan pentingnya peran media sebagai jembatan untuk menyampaikan kinerja Korps Adhyaksa kepada masyarakat luas.
“Tanpa dukungan media, kinerja kejaksaan tidak akan diketahui masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak Forwaka untuk terus menjaga hubungan yang saling menguntungkan. Media membutuhkan informasi, dan kejaksaan memerlukan publikasi melalui media massa,” ujar Burhanuddin.
Hal itu disampaikan Burhanuddin di acara Audiensi Forum Komunikasi Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka), di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (1812).
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahim sekaligus langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kejaksaan Agung dengan insan pers, khususnya dalam mendukung publikasi kinerja kejaksaan.
Burhanuddin menegaskan komitmen kejaksaan untuk terus menyampaikan capaian dan kegiatan yang dilaksanakan kepada publik. “Apa pun yang dikerjakan, jika tidak dipublikasikan akan sia-sia,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Burhanuddin juga mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan baru Forwaka periode 2024–2026, yang kini diketuai oleh Baren Antoni Siagian dari Harian Sinar Indonesia Baru (SIB).
Sementara itu, Ketua Forwaka Baren Antoni Siagian berharap kepengurusan baru Forwaka dapat memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Agung, khususnya dalam bidang peliputan dan pemberitaan yang menjadi tugas utama jurnalis.
Baren mengatakan, walau tetap kritis, Forwaka siap bekeja sama dan bersinergi terkait pemberitaan untuk mendukung kinerja kejaksaan. “Memang dulu ada istilah bad news is good news, tapi zaman sudah berubah sehingga good news can have a positive effect on people atau berita baik bisa berdampak positif kepada publik karena bisa meningkatkan harapan dan optimisme. Jadi, lewat berita baik di Kejaksaan RI, maka terjadi sinergitas dengan publik,” ujar Baren.
Karena itu, sambung Baren, pihaknya berharap terjadi sinergitas saling menguntungkan antara wartawan yang tergabung dalam Forwaka dengan Kejaksaan RI dalam hal peliputan dan pemberitaan. Di samping itu, imbuhnya, Forwaka pun memiliki harapan untuk mendukung kerja-kerja wartawan di lingkungan Kejaksaan RI. (J-2)
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
WAKIL Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, mengatakan, peningkatan kompetensi jurnalis menjadi hal krusial di tengah gempuran teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berubah, Universitas Terbuka (UT) memperkenalkan wajah baru kepemimpinannya serta arah strategis yang ingin dibangun bersama
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
KETUA Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai penulis sejarah yang dapat mempengaruhi masyarakat dalam memandang dunia.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Tim kuasa hukum Martin Haendra Nata menegaskan bahwa seluruh tindakan kliennya dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina telah dijalankan sesuai prinsip GCG.
Anang mengajak masyarakat turut memantau semua proses RJ yang terjadi di Indonesia. Jika mengendus adanya transaksional, masyarakat diharap melapor.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved