Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Laksamana Muda (Purn) Soleman B Ponto menilai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 87/PUU-XXI/2023 membenturkan kewenangan KPK dengan Kejaksaan dan TNI lewat Polisi Militer.
Putusan tersebut diketahui memberikan kewenangan bagi KPK untuk mengusut kasus korupsi yang terjadi di ranah militer atau yang melibatkan prajurit TNI sepanjang sesudah ditangani sejak awal oleh lembaga antirasuah tersebut.
Bagi Soleman, putusan MK yang menyatakan bahwa Pasal 42 Undang-Undang (UU) tentang KPK dapat digunakan untuk menangani tindak pidana korupsi lintas yurisdiksi, termasuk yang melibatkan anggota militer jika ditemukan terlebih dahulu oleh KPK, telah memunculkan persoalan besar dalam penegakan hukum.
"Putusan ini menciptakan konflik serius antara KPK, Polisi Militer, dan Kejaksaan, serta melanggar prinsip kompetensi absolut yang dijamin dalam Pasal 24 UUD 1945," katanya lewat keterangan tertulis, Sabtu (30/11).
Menurut Soleman, MK tidak mempertimbangkan keberadaan UU tentang Peradilan Militer, UU tentang Tindak Pidana Korupsi, dan UU tentang Kejaksaan yang dinilainya telah secara rinci mengatur pembagian kewenangan dan yurisdiksi, khususnya mekanisme koneksitas.
Pada UU tentang Kejaksaan, misalnya, telah digariskan bahwa Jaksa Agung merupakan pengendali utama dalam penyelesaian konflik yurisdiksi. Penekanan yang sama juga tertuang dalam UU tentang Tindak Pidana Korupsi yang memberikan kewenangan Jaksa Agung untuk mengoordinasikan penyidikan tindak pidana korupsi lintas yurisdiksi.
"Konflik yurisdiksi yang terjadi akibat putusan ini menciptakan ketidakpastian hukum dan melemahkan integritas sistem peradilan," pungkasnya. (Tri/M-3)
Mahalnya biaya politik dalam pemilihan kepala daerah menjadi salah satu faktor utama maraknya korupsi di tingkat daerah. Kondisi itu lantas menciptakan kompensasi politik yang tidak sehat.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati Sudewo, bukanlah hal yang mengejutkan.
PROSES pemeriksaan terhadap Bupati Pati setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dialihkan lokasinya ke Polres Kudus.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu Bupati Pati Sudewo (SDW), Kades Karangrowo Abdul Suyono (YON), Kades Arumanis Sumarjion (JION), dan Kades Sukorukun Karjan (JAN).
Kasus ini bermula ketika KPK melakukan OTT ketiga di tahun 2026 di Kabupaten Pati pada 19 Januari lalu yang menangkap Sudewo.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa Ahmad Husein, salah satu tokoh pengunjuk rasa di Kabupaten Pati.
Sebanyak 4 prajurit telah ditetapkan sebagai tersangka dan 16 lainnya masih diperiksa atas tewasnya Prada Lucky.
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Jenderal Yusri Nuryanto mengatakan, kasus tersebut saat ini ditangani oleh Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) I/Bukit Barisan.
SATUAN Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau ) Lanud Husein Sastranegara, unjuk keterampilan safety riding sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan berkendara
Puluhan pengunjuk rasa Israel bentrok dengan polisi militer setelah sembilan tentara yang diduga menyiksa tahanan Palestina ditahan di fasilitas penahanan Sde Teiman.
Lebih dari 700 peserta dari berbagai kalangan, termasuk Komunitas Senam AW, prajurit, dan warga sekitar, ikut berpartisipasi dalam olahraga bersama tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved