Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh, sangat mengharapkan posisi perempuan bisa jauh lebih besar di dunia politik. Hal itu disampaikan dalam Simposium Perempuan Kongres III Partai NasDem di Jakarta, Kamis (25/7).
"Indonesia hari ini sangat membutuhkan kehadiran, pergerakan kaum perempuan, yang bukan lagi berpikir pada masalah yang terbatas bagi kebutuhan konsumsi, tetapi jauh lebih dari itu," kata Surya Paloh, Kamis (25/7).
Surya menegaskan bahwa kaum perempuan di dunia politik bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan penentu arah kemajuan bangsa Indonesia. Seluruh aspek kehidupan dan pembangunan negeri ini, kata Surya, mungkin akan jauh lebih maju apabila di bawah kepemimpinan perempuan.
Baca juga : NasDem Komitmen Terus Perbaiki Demokrasi dan Politik Indonesia
"Ini dari apa yang saya pahami. Kemuliaan ini ada pada kaum perempuan. Laki-laki setengah mulia lah, setengah saja kemuliaannya. Dia belum full kemuliaannya. Kalau bisa menerima, ditempatkan dengan kemuliaan yang lebih hebat dari kaum laki-laki, artinya apa? Artinya moral, responsibility, kewajiban morality, kaum perempuan juga tidak kalah, bahkan lebih hebat dari kaum laki-laki," tutur Surya.
Sifat-sifat natural yang biasanya melekat pada perempuan dianggap mampu mengendalikan dan menyelesaikan berbagai persoalan. Intuisi, kasih sayang, keibuan, ketabahan hati, sekaligus sifat tangguh, konsisten, lebih jujur, dan teliti, kata Surya, justru ada pada sifat perempuan.
Sehingga ia merasa tak perlu lagi memperdebatkan bahwa perempuan sesungguhnya bisa jauh lebih unggul jika perempuan diberikan peran yang lebih.
"Salah besar bagi kaum pria yang ada di permukaan bumi, khususnya negeri ini, kalau tidak melihat kelebihan ini sebagai suatu yang harus dihormati, dihargai, ditempatkan untuk menggerakkan proses akselerasi pembangunan. Menggerakkan seluruh aspek di kehidupan kita dalam keseharian berbangsa dan bernegara. Itu ada di kaum perempuan," tegasnya.
Sebagai penghormatan terhadap kaum perempuan, Surya juga menyampaikan bahwa mungkin saja apabila suatu saat nanti partainya itu akan dipimpin oleh seorang perempuan.
"Maka, pada semua kaum perempuan di Indonesia, bagi NasDem, terimalah penghormatan partai ini kepada kaum perempuan Indonesia. Kembali kami menegaskan institusi partai ini, sudah tidak lagi perlu berpolemik terhadap arti kesetaraan gender. Bahkan kami, sungguh-sungguh di bawah kepemimpinan saya menyatakan, selayaknya pun kalau perlu kaum perempuan yang memimpin kaum pria di partai ini," tutupnya. (P-5)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved